Breaking News:

Bulu Tangkis

Usai Latih Thailand, Rexy Mainaky Latih Tim Malaysia, Jadi Pelatih Asal Indonesia Kelima di Sana

Mantan pebulu tangkis Indonesia, Rexy Mainaky siap melatih tim bulu tangkis Malayia. Pelatih asal Indonesia ini telah bergabung kembali dengan BAM.

Penulis: Muhammad Barir
badmintonindonesia.org
Rexy Mainaky, Mantan pebulu tangkis Indonesia 

TRIBUNNEWS.COM, PARIS- Mantan pebulu tangkis Indonesia, Rexy Mainaky siap melatih tim bulu tangkis Malayia.

Pelatih asal Indonesia ini telah bergabung kembali dengan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) sebagai asisten direktur pelatih.

Rexy akan menjadi orang Indonesia kelima yang menjadi bagian dari susunan kepelatihan BAM.

Empat pelatih asal Indonesia sebelumnya yang pernah menangani tim bulu tangkis Malaysia di antaranya adalah Hendrawan (tunggal putra), Indra Wijaya (tunggal putri), Flandi Limpele (ganda putra) dan Paulus Firman (ganda campuran).

Kehadiran Rexy Mainaky untuk meningkatkan standar bulu tangkis Malaysia.

Rexy Mainaky
Rexy Mainaky (bulutangkis.asia)

Mantan pebulu tangkis Malaysia yang menjadi Direktur Pelatih Malaysia, Wong Choong Hann melihat legenda ganda Indonesia berusia 53 tahun sebagai tambahan yang bagus untuk susunan kepelatihan yang ada dan ingin memanfaatkan keahliannya untuk memperkuat sektor ganda.

BAM, yang merupakan pengagum berat Rexy setelah beberapa kali mendekatinya dalam beberapa tahun terakhir, tidak membuang waktu untuk mengejar peraih medali emas Atlanta 1996 segera setelah ia tersedia.

Rexy baru saja mengakhiri kontrak beberapa tahun yang bermanfaat dengan Asosiasi Bulu Tangkis Thailand (BAT) sebagai pelatih mereka.

Ratchanok Intanon dari Thailand melakukan pukulan ke Soniia Cheah Malaysia dalam pertandingan penyisihan grup bulu tangkis tunggal putri selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 28 Juli 2021.
Ratchanok Intanon dari Thailand melakukan pukulan ke Soniia Cheah Malaysia dalam pertandingan penyisihan grup bulu tangkis tunggal putri selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 28 Juli 2021. (Alexander NEMENOV / AFP)

Dia membawa Thailand menjadi runner-up yang luar biasa di Final Piala Uber tiga tahun lalu di Bangkok.

Kantaphon Wangcharoen juga menjadi pemain tunggal putra pertama dari negaranya yang memenangkan medali perunggu di Kejuaraan Dunia di Basel dua tahun lalu.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved