Breaking News:

MotoGP

GP Valencia Akhir Perjalanan Petronas Yamaha Sepang Racing Team

GP Valencia pertengahan bulan lalu bukan hanya menjadi penutup jendela musim 2021 tetapi juga menjadi akhir perjalanan Petronas Yamaha

Penulis: Toni Bramantoro
JOSE JORDAN / AFP
Pembalap Yamaha-SRT Italia Valentino Rossi (tengah) berpose dengan anggota Petronas Yamaha Sepang Racing Team pada 11 November 2021 di arena pacuan kuda Ricardo Tormo di Cheste, menjelang Grand Prix MotoGP Valencia. Seorang ikon olahraga memasuki masa pensiun pada 14 November 2021 di MotoGP Valencia di mana nama juara dunia sembilan kali Valentino Rossi akan menghiasi grid untuk terakhir kalinya. 

TRIBUNNEWS.COM, VALENCIA - Grand Prix (GP) Valencia pertengahan bulan lalu bukan hanya menjadi penutup jendela musim 2021 tetapi juga menjadi akhir perjalanan Petronas Yamaha Sepang Racing Team (Petronas Yamaha SRT) di ajang World Motorcycle Championships (MotoGP).

Setelah tiga tahun tampil di kelas premier MotoGP, SRT mengucapkan selamat tinggal pada MotoGP, termasuk menyaksikan Valentino Rossi mengakhiri kariernya sebagai pebalap bersama tim Petronas Yamaha SRT.

Bagi ketua tim Petronas Yamaha SRT, Datuk Razlan Razali, tentu menjadi pengalaman yang sulit untuk dilupakan, apalagi tim tersebut berhasil meraih beberapa gelar dalam dua tahun pertama mengikuti kelas premier.

Pembalap Petronas Yamaha SRT Italia Valentino Rossi mengendarai selama balapan MotoGP Grand Prix Valencia di arena pacuan kuda Ricardo Tormo di Cheste, pada 14 November 2021. (Photo by JOSE JORDAN / AFP)
Pembalap Petronas Yamaha SRT Italia Valentino Rossi mengendarai selama balapan MotoGP Grand Prix Valencia di arena pacuan kuda Ricardo Tormo di Cheste, pada 14 November 2021. (Photo by JOSE JORDAN / AFP) (AFP/JOSE JORDAN)

"Tiga tahun yang luar biasa, dengan tantangan yang berliku. Bagaimanapun, kami berhasil meraih beberapa prestasi selama periode itu," ungkap Razlan yang akan memulai musim depan bersama timnya, RNF MotoGP Team.

Mulai tahun 2019, SRT yang disponsori Petronas berhasil meraih tiga gelar utama di kelas premier MotoGP, termasuk penghargaan 'Tim Independen' Terbaik.

Bahkan, pebalapnya, Fabio Quartararo juga berhasil tampil menonjol dengan menyabet gelar pebalap terbaik di klasifikasi 'Tim Independen' selain dinobatkan sebagai pebalap rookie terbaik musim ini.

Pada tahun 2020, tim melanjutkan langkahnya yang luar biasa ketika Franco Morbidelli berhasil mengakhiri musim 2020 dengan tampil sebagai runner-up, pembalap terbaik di 'Tim Independen' dan mempertahankan gelar 'Tim Independen'.

Tim tersebut juga berhasil finis kedua dari 11 tim MotoGP dengan 248 poin dan 62 poin di belakang Tim Suzuki Ecstar yang mendominasi chart tim terbaik secara keseluruhan, 310 poin.

Hasil tersebut menunjukkan performa tinggi tim setelah di musim 2019, menyelesaikan balapan di posisi keempat dengan 307 poin di belakang tim Monster Energy Yamaha MotoGP.

Namun, momentum tersebut tidak dapat dipertahankan untuk musim ini karena tim hanya menyelesaikan kalender 2021 dengan menjadi kelima dari enam tim dalam klasifikasi 'Tim Independen' dan menduduki peringkat 10 dari 11 tim secara keseluruhan.

Mengomentari akhir karier Rossi bersama tim, Razlan mengatakan: "Kami sangat merasa terhormat bahwa ia mengakhiri kariernya bersama kami dan itu akan selalu ada dalam sketsa sejarah karena tim terakhirnya bersama Petronas Yamaha SRT."

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved