Sukses Revans ke Aaron Chia/Soh Wooi, Fajar/Rian Melaju ke Final Swiss Open 2022

Dalam 4 pertemuan sebelumnya, Fajar/Rian tak pernah menang melawan ganda alot asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Momen semifinal jadi pembalasan

Kompas.com/BadmintonPhoto/Yohan Nonotte
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil melangkah ke Final Swiss Open 2022. 

Sukses Revans ke Aaron Chia/Soh Wooi, Fajar/Rian Melaju ke Final Swiss Open 2022

TRIBUNNEWS.COM - Setelah dalam empat pertemuan sebelumnya tidak pernah menang, ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akhirnya menemukan hari untuk revans terhadap pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia.

Adalah semifinal turnamen bulutangkis Swiss Terbuka 2022 yang menjadi ajang ganasnya Fajar/Rian menyingkirkan unggulan kedua tersebut.

Berlaga di St Jakobshalle, Basel hari Sabtu (26/3), Fajar/Rian menang 22-20, 13-21, 21-8.

Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Swiss Open 2022: Fajri dan Jojo Tampil di Final, Live iNews TV

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto saat melawan ganda Denmark pada babak perempat final Indonesia Masters 2020, di Istora Senayan, Jumat (17/1/2020). Fajar/Rian harus bermain tiga set dengan skor 18-21 21-13 21-17 dan lolos ke semifinal. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto saat melawan ganda Denmark pada babak perempat final Indonesia Masters 2020, di Istora Senayan, Jumat (17/1/2020). Fajar/Rian harus bermain tiga set dengan skor 18-21 21-13 21-17 dan lolos ke semifinal. TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Hasil ini juga memastikan, Fajar/Rian kembali ke final pertama kali setelah lebih dari dua tahun.

Mereka terakhir kali menembus babak final adalah di Korea Terbuka medio September 2019.

"Pertama-tama mengucap syukur alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar dan tanpa cedera," kata Rian kepada Tim Humas dan Media PP PBSI saat dihubungi dari Jakarta.

"Rasanya pasti senang ya, setelah empat pertemuan kita belum pernah menang sama sekali jadi pas hari ini menang bisa menambah kepercayaan diri kita. Ini juga masuk final pertama setelah lama sekali," sambungnya.

Bermain menyerang dan sabar menjadi kunci kemenangan ganda putra peringkat sembilan dunia itu.

"Gim pertama kita lebih banyak mengadu di bola depan, kita berusaha untuk selalu menyerang lebih dulu. Di gim kedua di angka sembilan sama saya melakukan drive tapi menyangkut di net, setelah itu mereka berbalik percaya diri dan banyak menginisiasi serangan. Kita malah kehilangan fokus," terang Rian.

"Di gim ketiga kita coba menerapkan pola yang sama dengan gim pertama, kontrol bola depan dan terus ambil serangan. Pelatih juga selalu menginstruksikan dan mengingatkan kita untuk berani di bola depan dan siap defend-nya," tutur Rian lagi.

Walau menang, Fajar/Rian mengaku tidak mau terlalu larut dalam euforia dulu. Mereka langsung mengalihkan fokus ke laga final.

Mereka juga berharap bisa terjadi all Indonesian final karena di laga lain wakil Indonesia Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan akan menantang Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia).

"Tugas belum selesai, kami mau fokus untuk laga final besok. Semoga bisa bertemu dengan rekan senegara jadi bisa lebih enak, mau siapapun juaranya tetap Indonesia," harap Rian.

Selain Fajar/Rian, Indonesia sudah meloloskan wakil tunggal putra Jonatan Christie ke laga puncak setelah mengalahkan Kidambi Srikanth dari India dengan skor 18-21, 21-7, 21-13.

Sayangnya, langkah Anthony Sinisuka Ginting harus terhenti oleh wakil India Prannoy H.S, 19-21, 21-19, 18-21. (*)

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved