MotoGP

Tajuk Balapan Marc Marquez di MotoGP Amerika: Trauma vs Jaga Keangkeran Kekuasaan The Baby Alien

Mana yang akan dipilih Marc Marquez saat balapan di MotoGP Amerika, mengatasi trauma kecelakaan di Mandalika atau mempertahankan keangkeran COTA.

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pembalap dari tim Repsol Honda, Marc Marquez saat konferensi pers pra-event MotoGP Mandalika 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit (Sirkuit Mandalika), Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (17/3/2022). MotoGP Mandalika 2022 digelar pada 18-20 Maret 2022. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku masih diselimuti trauma akibat kecelakaan highside di MotoGP Amerika, 20 Maret lalu.

Pengakuan ini disampaikan jelang comeback balapan di MotoGP Amerika akhir pekan ini.

Sebagaimana yang diketahui, imbas dari kecelakaan highside di Mandalika membuat Marc Marquez absen dua balapan. Termasuk di Termas de Rio Hondo, Argentina.

Masalah penglihatan ganda alias diplopia kembali diidap oleh Marquez akibat kecelakaan itu.

Baca juga: Barcelona Tanpa Messi Masih Oke, tapi MotoGP 2022 Tak Ada Rossi Kurang Greget

Baca juga: Hebatnya Marc Marquez, Sambil Tutup Mata Bisa Juarai MotoGP Amerika 2022

Pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez mengalami crash kala menjalani sesi latihan bebas MotoGP Mandalika 2022, Minggu (20/3/2022).
Pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez mengalami crash kala menjalani sesi latihan bebas MotoGP Mandalika 2022, Minggu (20/3/2022). (Twitter @MotoGP)

Namun kini rider asal Cervera, Spanyol, tersebut sudah dinyatakan sembuh dan siap mengaspal di Circuit of The Americas (COTA).

Namun oleh pemilik nomor #93 ini, masih ada trauma yang mengiringinya.

Sehingga Marc Marquez tak memiliki target tinggi pada MotoGP Amerika ini.

"Seperti yang saya katakan, pendekatan kami tidak boleh mengejar kemenangan."

"Saya hanya perlu mendapatkan kembali kepercayaan diri saya. Saya mengalami minggu yang sangat sulit setelah Indonesia, sehingga saya tidak ingin balapan di Argentina," buka Marc Marquez, dikutip dari laman Paddock-GP.

Alih-alih meraih podium utama, The Baby Alien memilih untuk menemukan kepercayaan dirinya.

Jika dirinya tak menemukan apa yang dicari, maka Marquez tak terlalu bernafsu untuk menggeber kuda besinya selimit mungkin.

"Sekarang saatnya untuk mendapatkan kembali kepercayaan diri saya, tetapi jika saya tidak merasakannya saya tidak akan mencoba menyerang secara mutlak, karena saya masih bisa menjadi sasaran kecelakaan yang tidak terduga seperti yang terjadi di Mandalika," imbuhnya menerangkan.

Apa yang dilontarkan oleh Marquez bak menjadi sinyal bahwa akan ada juara baru di MotoGP Amerika nanti.

Maklum, dari 8 kali race yang digelar di Austin, praktis Marquez menyabet tujuh podium kemenangan. Tak salah jika COTA disebut sebagai salah satu sirkuit favorit Marquez.

Pembalap Spanyol Marc Marquez menyemprotkan sampanye saat ia merayakan di podium setelah memenangkan Grand Prix MotoGP Argentina di sirkuit Termas de Rio Hondo di Santiago del Estero, Argentina, pada 31 Maret 2019.
Pembalap Spanyol Marc Marquez menyemprotkan sampanye saat ia merayakan di podium setelah memenangkan Grand Prix MotoGP Argentina di sirkuit Termas de Rio Hondo di Santiago del Estero, Argentina, pada 31 Maret 2019. (Juan MABROMATA / AFP)
Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved