MotoGP 2022

Keseringan Nyungsep, Pecco Bagnaia Disebut Jorge Lorenzo Cuma Modal Mental Tempe di MotoGP 2022

Eempat kali terkapar di atas lintasan pada MotoGP 2022 membuat Pecco Bagnaia disindir bermental tempe oleh Jorge Lorenzo.

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Claudia Noventa
GABRIEL BOUYS / AFP
Keseringan nyungsep, Pecco Bagnaia dilabeli bermental tempe oleh Lorenzo - Francesco Bagnaia (kiri) dan Fabio Quartararo (kanan) melakukan pemanasan jelang MotoGP Portugal di Sirkuit Algarve di Portimao pada 24 April 2022. 

TRIBUNNEWS.COM - Eks rider Honda, Ducati dan Yamaha, Jorge Lorenzo melabeli rider asal Italia, Francesco 'Pecco' Bagnaia sebagai pembalap mental tempe.

Alasan mengapa Francesco Bagnaia lebih sering terkapar di atas lintasan pada MotoGP 2022, lantaran mentalnya tak kuat ketika mendapatkan tekanan saat balapan.

Hal ini berbanding terbalik dari apa yang diperlihatkan pesaing utamanya, Fabio Quartararo yang menggawangi tim Monster Energy Yamaha.

Baca juga: Bersiap Gelar Party di MotoGP Belanda, Quartararo Tidak Selevel dengan Aleix Espargaro & Ducati

Reaksi pebalap Ducati Tim Lenovo Italia Francesco Bagnaia usai sesi latihan bebas ketiga jelang Grand Prix Moto GP Prancis, di sirkuit Bugatti di Le Mans, barat laut Prancis, pada 14 Mei 2022.
Reaksi pebalap Ducati Tim Lenovo Italia Francesco Bagnaia usai sesi latihan bebas ketiga jelang Grand Prix Moto GP Prancis, di sirkuit Bugatti di Le Mans, barat laut Prancis, pada 14 Mei 2022. (JEAN-FRANCOIS MONIER / AFP)

Situasi Pecco Bagnaia bersama Ducati Lenovo Team dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2022 luput dari prakiraan.

Awalnya, Bagnaia di gadang-gadang tampil trengginas sejak awal musim.

Alasannya jelas, pengembangan Desmosedici Ducati menjadi yang terdepan ketimbang tim pabrikan lainnya.

Apalagi Fabio Quartararo yang notabene-nya adalah pesaing terkuat Bagnaia, memiliki masalah dari sisi top speed sejak awal musim.

4 Kali Insiden

Namun kenyatannya, Bagnaia yang merupakan pembalap jebolan akademi VR46 ini lebih banyak nyungsep dan tak berhasil menyentuh garis finis ketika race (DNF).

Dirangkum dari laman Tuttomotoriweb, Bagnaia telah empat kali mengalami insiden kecelakaan dari 10 seri yang digelar.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved