MotoGP

Andrea Dovizioso: Yamaha Cuma Bikin Fabio Quartararo Melemah di MotoGP 2022

Pembalap kawakan MotoGP, Andrea Dovizioso melabeli Yamaha sebagai kambing hitam atas melemahnya performa Fabio Quartararo di awal musim MotoGP 2022.

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Claudia Noventa
Ronny Hartmann / AFP
Pembalap Monster Energy Yamaha , Fabio Quartararo, selama sesi kualifikasi MotoGP Jerman di sirkuit Sachsenring,, Jerman timur, 18 Juni 2022. 

TRIBUNNEWS.COM - Pembalap kawakan WithU Yamaha RNF, Andrea Dovizioso menyalahkan Yamaha atas kondisi sulit yang sempat dialami Fabio Quartararo.

Fabio Quartararo memang sempat banyak mengeluh pada awal musim MotoGP 2022.

Penyebab mengapa juara dunia MotoGP 2022 itu kerap mengeluh lantaran pengembangan YZR-M1 tak sesuai ekspektasinya.

Sebagaimana yang diketahui, Quartararo memimpin perburuan gelar juara dunia musim ini.

Baca juga: Jadwal MotoGP 2022 Live Trans7: Tantang Quartararo, Tak Ada Kata Nyerah dalam Kamus Ducati

Eskpresi dari pembalap Prancis, Fabio Quartararo saat menghadiri konferensi pers di MotoGP Belanda 2022.
Eskpresi dari pembalap Prancis, Fabio Quartararo saat menghadiri konferensi pers di MotoGP Belanda 2022. (Website motogp.com)

Dia nangkring di puncak klaemen MotoGP 2022 dengan koleksi 172 poin.

Rider berpaspor Prancis ini unggul 21 poin dari pesaing terdekatnya, Aleix Espargaro.

Meski demikian, Dovizioso menilai Quartararo masih berpeluang disalip. 

Pembalap veteran itu menjelaskan, motor Yamaha bisa jadi petaka dan penghambat untuk Quartararo.

"Perburuan gelar juara dunia (MotoGP 2022) berada di tangannya (Quartararo) sendiri, so dia wajib pintar-pintar mendikte jalannya perburuan titel kampiun ini," buka Andrea Dovizioso, dikutip dari laman Tuttomotoriweb.

"Yamaha justru menjadi lawan terberat karena motornya menjadi kelemahan Fabio Quartararo saat ini. yamaha tak terlalu kompetitif dan aspek (motor) sangat berpengaruh kepada peta persaingan gelar juara," tambah pria yang pernah membela Ducati dan Honda.

M1 memang bermasalah pada awal musim.

Kecepatan yang didambakan oleh Fabio Quartararo tak terealisasi untuk bersaing melawan top speed dari motor-motor Ducati.

Problem ini lah yang sempat menjadi alasan pembalap Monster Energy Yamaha tersebut ingin cabut setelah musim berakhir.

Honda, menjadi tim yang paling digembar-gemborkan menjadi pelabuhan selanjutnya bagi sang pembalap.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved