MotoGP

India Siap Jadi Tuan Rumah MotoGP Musim Depan

Federation Motor Sports Club of India (FMSCI) telah mengupayakan balapan MotoGP dapat digelar di India.

AFP/FILIPPO MONTEFORTE
Balapan MotoGP San Marino di Sirkuit Dunia Misano Marco-Simoncelli di Misano Adriatico pada 4 September 2022. (Photo by Filippo MONTEFORTE / AFP) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, NEW DELHI – India telah menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah putaran kejuaraan dunia MotoGP.

Dikutip dari Motorsport, Senin (19/9/2022) ini merupakan seri balap profil tinggi terbaru yang datang ke negara itu, menyusul konfirmasi balapan Formula E di kota Hyderabad, India yang akan diadakan pada Februari 2023.

Sebelumnya, Federation Motor Sports Club of India (FMSCI) telah mengupayakan balapan MotoGP dapat digelar di India.

Baca juga: Bikin Celaka Quartararo & Nakagami di MotoGP Aragon 2022, Klarifikasi Marquez Dikecam Zarco

Pada Jumat (16/9/2022), sejumlah media lokal melaporkan bahwa rencana untuk membawa MotoGP ke India pada 2023 sedang dalam tahap pembicaraan. CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, diyakini bakal mengumumkan sebelum Grand Prix Jepang.

Nantinya, sirkuit Internasional Buddh di Delhi dapat menggelar balapan MotoGP pada awal tahun depan, meskipun 2024 dipandang sebagai opsi yang lebih realistis untuk Grand Prix India perdana.

Hal ini menyusul kesuksesan edisi pertama FIM MiniGP India pada 2022, yang bertujuan untuk menjaring talenta muda dan menawarkan kesempatan menuju ke kejuaraan dunia MotoGP.

Di samping itu, Chief Sporting Officer Dorna Sports, Carlos Ezpeleta mengatakan bahwa pihaknya akan mengadakan pembicaraan lebih lanjut dengan promotor.

"Kami akan melakukan perjalanan ke India pada Rabu (21/9/2022) untuk bertemu dengan pihak berwenang setempat dan menjajaki kemungkinan menggelar balapan di sana,” kata Ezpeleta.

Baca juga: Asapi Bagnaia di Aragon, Enea Bastianini Bidik Podium di Sirkuit Motegi pada MotoGP Jepang 2022

Dorna Sports pernah berupaya masuk ke India hampir satu dekade lalu, ketika Sirkuit Internasional Buddh bergabung dalam kalender World Superbike (WSBK) 2013. Namun, balapan terpaksa dibatalkan karena masalah operasional.

Pada 2016 lalu, Sirkuit Internasional Buddh juga pernah digunakan dalam ajang Asia Road Racing Championship (ARRC).

Walau dibangun berdasarkan spesifikasi Formula 1, Buddh dirancang dengan mempertimbangkan balap motor, menampilkan Tikungan 10/11/12 alternatif yang juga digunakan untuk ARRC.

Jika rencana itu berhasil, maka India akan menjadi negara terbaru di bagian selatan Asia yang bergabung dalam peta MotoGP setelah Malaysia, Thailand, dan Indonesia.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved