MotoGP

Antara Bagnaia dan Quartararo, Perburuan Juara Dunia MotoGP 2022 Sajikan Sejarah Baru

Entah itu Quartararo maupun Bagnaia yang menyabet gelar juara dunia MotoGP 2022, keduanya mampu hadirkan sejarah baru di akhir musim.

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Claudia Noventa
Ronny Hartmann / AFP
Pembalap Yamaha, Fabio Quartararo (kiri) dan rider Ducati, Francesco Bagnaia bersaing selama Grand Prix MotoGP Jerman di sirkuit balap Sachsenring di Hohenstein-Ernstthal dekat Chemnitz, Jerman timur, pada 19 Juni 2022. 

TRIBUNNEWS.COM - Agenda balapan MotoGP 2022 menyisakan tiga race tersisa untuk perebutan titel juara dunia.

Merujuk kepada tabel klasemen MotoGP 2022, maka ada dua nama pembalap yang dijagokan keluar sebagai pemenang.

Kedua rider yang dimaksud adalah Fabio Quartararo yang menggawangi Yamaha, dan Francesco Bagnaia menjadi andalan Ducati.

Baca juga: Rampung MotoGP Thailand 2022, Jorge Martin Sempatkan Nikmati Bali sebelum Balapan di Australia

Pebalap Monster Energy Yamaha asal Prancis, Fabio Quartararo dan pebalap Ducati Lenovo asal Italia, Francesco Bagnaia berpelukan setelah balapan MotoGP Austria Grand Prix di arena pacuan kuda Redbull Ring di Spielberg pada 21 Agustus 2022. (Photo by VLADIMIR SIMICEK / AFP)
Pebalap Monster Energy Yamaha asal Prancis, Fabio Quartararo dan pebalap Ducati Lenovo asal Italia, Francesco Bagnaia berpelukan setelah balapan MotoGP Austria Grand Prix di arena pacuan kuda Redbull Ring di Spielberg pada 21 Agustus 2022. (Photo by VLADIMIR SIMICEK / AFP) (AFP/VLADIMIR SIMICEK)

Sejatinya masih ada kandidat lain seperti Aleix Espargaro (Aprilia) dan Enea Bastianini (Gresini Ducati), namun berkaca kepada penampilan keduanya, sulit untuk menggoyahkan persaingan Quartararo vs Bagnaia.

Perburuan gelar juara dunia MotoGP 2022 tak melulu soal titel, namun juga ada sejarah baru yang akan terukir. 

Entah itu Bagnaia ataupun Quartararo yang nantinya menutup musim sebagai jawara. 

-Francesco Bagnaia

'Pecco' Bagnaia sangat di gadang-gadang oleh tim pabrikan Ducati untuk menyudahi dakaga gelar juara dunia MotoGP kategori pembalap.

Kali terakhir pabrikan asal Bologna, Italia ini merengkuh gelar juara dunia MotoGP ialah musim 2007.

Artinya, lebih dari satu dekade Ducati sudah tak merasakan gelar juara dunia ajang balap MotoGP.

 Ducati sudah menempuh berbagai upaya untuk mengulang prestasi edisi 2007, yang disumbangkan oleh Casey Stoner.

Beragam pengembangan dilakukan terhadap Desmosedici Ducati. Termasuk mendatangkan pembalap sekaliber Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi pernah dilakukan si Merah Italia itu.

Namun hingga edisi 2021, gelar juara dunia tak kunjung mereka dapatkan.

Jika Pecco Bagnaia berhasil mengakhiri musim ini sebagai pemuncak klasemen MotoGP 2022, dipastikan Bagnaia mengukir sejarah mengakhiri kegersangan gelar juara dari Ducati.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved