MotoGP

MotoGP 2022: Sentilan Elegan Marc Marquez Teruntuk Ducati yang Minim Prestasi

Marc Marquez menyindir Ducati yang membutuhkan aksi gotong royong antar pembalapnya untuk menyudahi dahaga gelar juara dunia di MotoGP 2022.

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Tiara Shelavie
Toshifumi KITAMURA / AFP
Pembalap Tim Repsol Honda Marc Marquez dari Spanyol masuk ke parc ferme setelah mendapatkan pole position di kelas MotoGP kualifikasi MotoGP Jepang Grand Prix di Mobility Resort Motegi di Motegi, prefektur Tochigi pada 24 September 2022. 

TRIBUNNEWS.COM - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez memberikan komentar menohok soal Ducati yang mulai menerapkan taktikal team order dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2022.

Ducati diyakini melakukan team order di MotoGP Thailand, yang berimbas Marc Marquez mengeluhkan aksi Johann Zarco nampak membantu Francesco Bagnaia secara terang-terangan.

Rider Pramac Ducati berhasil menyalip Marc Marquez yang tengah berjuang keras berduel melawan Bagnaia untuk perebutan posisi ketiga.

Baca juga: Jadwal MotoGP Australia Live Trans7: Kerja Cerdas Bagnaia vs Quartararo yang Mulai Was-was

Pebalap Monster Energy Yamaha asal Prancis, Fabio Quartararo dan pebalap Ducati Lenovo asal Italia, Francesco Bagnaia berpelukan setelah balapan MotoGP Austria Grand Prix di arena pacuan kuda Redbull Ring di Spielberg pada 21 Agustus 2022. (Photo by VLADIMIR SIMICEK / AFP)
Pebalap Monster Energy Yamaha asal Prancis, Fabio Quartararo dan pebalap Ducati Lenovo asal Italia, Francesco Bagnaia berpelukan setelah balapan MotoGP Austria Grand Prix di arena pacuan kuda Redbull Ring di Spielberg pada 21 Agustus 2022. (Photo by VLADIMIR SIMICEK / AFP) (AFP/VLADIMIR SIMICEK)

Namun setelah berhasil menyalip Marquez, Johann Zarco tak menyalip Pecco Bagnaia kendati Desmosedici Ducati memiliki kecepatan menjanjikan untuk melakukan aksi overtake.

Apa yang dilakukan Johann Zarco mengindikasikan jika Ducati sudah menerapkan taktik 'gotong royong' membantu Bagnaia.

Maklum, pabrikan Italia ini sangat mengandalkan rider alumni sekolah Valentino Rossi tersebut untuk mengalahkan Fabio Quartararo dalam perburuan gelar juara dunia.

Saat ini, Quartararo masih memuncaki klasemen MotoGP 2022. Dia mengemas 219 poin.

Namun yang membuat rider Yamaha tak nyaman adalah keunggulan dua poin saja dari Bagnaia.

Pasalnya, Quartararo finis di posisi 17 alias tidak masuk zona poin pada MotoGP Thailand 2022.

Marc Marquez pun menganggap hal yang wajar jika Ducati maupun Zarco mati-matian membantu Bagnaia.

Secara menohok, The Baby Alien ini pun menyindir Ducati yang sudah lama tak merasakan gelar juara dunia kategori pembalap.

Terakhir kali pabrikan asal Bologna merengkuh titel kampiun ialah musim 2007 yang dipersembahkan oleh Casey Stoner.

"Benar Johann Zarco datang menyalipku dengan kecepatan mengagumkan. Namun dia tak melakukan hal yang sama kepad Bagnaia," keluh Marc Marquez, dikutip dari laman Motosan.

"Wajar saja jika Zarco membantu Bagnaia dalam perebutan gelar juara dunia. Sudah lama kan Ducati enggak merasakan gelar juara dunia. Ini sudah 15 tahun bagi Ducati tak memenangkan gelar kategori pembalap," ujar Marquez menambahkan.

Dengan MotoGP 2022 yang menyisakan tiga race lagi, dipastikan perebutan gelar juara dunia kian memanas.

Sejatinya masih ada Enea Bastianini dan Aleix Espargaro sebagai kandidat lainnya. Namun merujuk kepada performa dan perolehan poin di tabel klasemen, perburuan status raja MotoGP 2022 melibatkan Quartararo vs Bagnaia saja.

Seri 18 MotoGP 2022 akan berlangsung di Sirkuit Phillip Island, Australia, Minggu (16/10/2022).

(Tribunnews.com/Giri)

Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved