MotoGP

Marc Marquez Diprediksi Hijrah ke Ducati Kalau Honda Tidak Segera Berbenah

Marc Marquez bisa hijrah ke Ducati jika Honda tidak segera berbenah untuk membuat motornya lebih kompetitif.

Penulis: Niken Thalia
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Toshifumi KITAMURA / AFP
Marc Marquez diprediksi berpotensi gabung Ducati - Pembalap Tim Repsol Honda Marc Marquez dari Spanyol masuk ke parc ferme setelah mendapatkan pole position di kelas MotoGP kualifikasi MotoGP Jepang Grand Prix di Mobility Resort Motegi di Motegi, prefektur Tochigi pada 24 September 2022. 

TRIBUNNEWS.COM - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, diprediksi bisa saja bergabung Tim Ducati.

Rumor itu bisa terjadi jika Honda tidak segera berubah dan membuat motornya lebih kompetitif.

Pasalnya mengingat target Marc Marquez musim depan adalah untuk kembali menjadi penantang gelar juara dunia MotoGP.

Baca juga: Demi Gelar Juara MotoGP 2023, Marquez Minta Honda Bikin RC213V Spek Motor Ducati

Pembalap Spanyol Tim Repsol Honda, Marc Marquez melaju melewati tikungan saat latihan bebas pertama MotoGP di Sirkuit Internasional Sepang pada 21 Oktober 2022, jelang Grand Prix Malaysia.
Pembalap Spanyol Tim Repsol Honda, Marc Marquez melaju melewati tikungan saat latihan bebas pertama MotoGP di Sirkuit Internasional Sepang pada 21 Oktober 2022, jelang Grand Prix Malaysia. (MOHD RASFAN / AFP)

Rasanya sulit jika Marc Marquez harus berjuang dengan motor Honda yang kurang kompetitif.

Dilansir Crash Emilio Alzamora menuturkan soal peluang Marc Marquez berpaling ke Ducati.

Dia menuturkan bahwa nasib tersebut bergantung kepada Honda.

Jika Honda bisa membuat motornya lebih kompetitif untuk bersaing di Kejuaraan Dunia, bukan tidak mungkin Marquez bakal bertahan.

Namun jika perubahan tidak dilakukan oleh Honda, besar kemungkinan Ducati segera mengangkut Marquez.

"Itu semua akan tergantung pada Honda. Jika mereka membangun motor untuk memenangkan kejuaraan dunia, tidak apa-apa.

"Tapi Marc pada dasarnya adalah pemenang, dia di sini hanya untuk memenangkan kejuaraan dunia,” kata Alzamora.

Tercatat sejak dua tahun lalu motor Honda kurang gacor untuk berjuang di kejuaraan dunia.

Bahkan di MotoGP 2022, tak ada satu pun rider Honda yang bersaing untuk kejuaraan dunia.

"Jika sesuatu tidak membaik setelah dua tahun itu, saya pikir Marc (Marquez) akan berubah pikiran," terangnya.

Pebalap pemenang Ducati Lenovo Italia Francesco Bagnaia (kanan) merayakan dengan timnya setelah balapan motor Grand Prix MotoGP Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang pada 23 Oktober 2022. (Photo by MOHD RASFAN / AFP)
Pebalap pemenang Ducati Lenovo Italia Francesco Bagnaia (kanan) merayakan dengan timnya setelah balapan motor Grand Prix MotoGP Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang pada 23 Oktober 2022. (Photo by MOHD RASFAN / AFP) (AFP/MOHD RASFAN)

Bicara soal Ducati, tahun ini pabrikan tersebut telah menunjukkan performa yang luar biasa.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved