Minggu, 31 Agustus 2025

Turnamen Indonesia Open 2025 Sajikan Total Hadiah Rp 8,1 Miliar: 2 Pegolf Indonesia Tampil

Juara bertahan Mandiri Indonesia Open, Steve Lewton, menyatakan akan bermain maksimal di Pondok Indah Golf Club.

Tribunnews/Abdul Majid
TURNAMEN GOLF INDONESIA OPEN - Para pegolf foto bersama dalam konferensi pers turnamen golf Mandiri Indonesia Open 2025 di Pondok Indah Golf Course, Jakarta, Rabu (27/8/2025). 

Indonesia Open 2025 Sajikan Total Hadiah Rp 8,1 Miliar: Dua Pegolf Indonesia Siap Unjuk Gigi

Laporan Wartawan Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Turnamen golf bertajuk Mandiri Indonesia Open 2025 akan berlangsung pada 28 - 31 Agustus mendatang di Pondok Indah Golf Course, Jakarta.

Turnamen yang berhadiah total US$500,000 (sekitar Rp8,1 miliar) ini turut diikuti para pegofl internasional.

Turnamen Indonesia Open ini memberikan motivasi tersendiri bagi para peserta Mandiri Indonesia Open 2025.

Baca juga: Amankan Tiket Semifinal Tenis Wimbledon 2025, Carlos Alcaraz Ditagih Golf Spiderman

Juara bertahan Mandiri Indonesia Open, Steve Lewton, menyatakan akan bermain maksimal di Pondok Indah Golf Club.

Seperti diketahui, Pegolf asal Inggris berusia 42 tahun tersebut memiliki pengalaman yang berkesan dalam Indonesia Open yang berlangsung di lapangan karya Robert Trent Jones Jr. ini.

Lewton menorehkan prestasi di dua Mandiri Open terakhir (2022 dan 2023) yang digelar di Pondok Indah Golf Course dengan menduduki posisi T2 back-to-back.

Oleh karena itu, Lewton memiliki misi ganda ketika tampil di Mandiri Indonesia Open 2025 - mempertahankan gelar sekaligus membayar lunas kegagalannya di dua edisi Mandiri Indonesia Open sebelumnya.

"Menjuarai Mandiri Indonesia Open 2024 memberikan kenangan terbesar dalam karier saya. Ini gelar pertama kali bagi saya di Asian Tour setelah saya terakhir menang pada tahun 2014 (Mercuries Taiwan Masters). Tahun ini, ketika mendengar bahwa Mandiri Indonesia Open 2025 kembali ke Pondok Indah, ada ambisi besar bagi saya yang tidak hanya mempertahankan gelar saja," ucap Lewton dalam konfernsi pers di Pondok Indah Golf, Jakarta, Rabu (27/8/2025).

"Bertanding dalam dua Mandiri Indonesia Open terakhir di Pondok Indah Golf Course, saya sudah membuktikan diri bahwa saya bisa bersaing dengan para pegolf Asian Tour lainnya, meski akhirnya harus puas berada di posisi kedua. Karena itu, saya ingin meraih prestasi yang lebih baik lagi dari sekadar finis T2 di sini," kata Lewton, yang mulai menyandang status profesional pada tahun 2008 tersebut.

Upaya Lewton untuk mempertahankan gelar juara tentunya tidak akan mudah.

Para partisipan Mandiri Indonesia Open 2025 pun memiliki ambisi yang sama dalam perhelatan National Open kebanggaan Indonesia ini.

Tidak hanya para tamu dari Asian Tour, para pegolf tuan rumah Indonesia pun telah menyiapkan diri untuk bertanding di Mandiri Indonesia Open 2025.

Dua pemain kebanggaan tuan rumah, Gabriel Hansel Hari dan Randy Arbenata Mohamad Bintang, mewakili kesiapan para pegolf nasional dalam turnamen yang pertama kali bergulir pada 1974 di Jakarta Golf Club, Rawamangun tersebut.

Hansel menjadi salah satu pegolf yang memiliki momen Indah dalam pergelaran Mandiri Indonesia Open.

Pada 2023 lalu, pegolf yang baru saja menyandang status profesional ini menorehkan prestasi sebagai juara amatir terbaik mandiri Indonesia Open (Low Amateur).

Tidak hanya itu, dengan membanggakan, Hansel masih bisa menembus Top 10-tepatnya T9-dalam pergelaran Mandiri Indonesia Open 2023 di tengah dominasi para pegolf elite Asian Tour.

la membukukan skor total 275 (13-under), skor terendah yang pernah dibukukan amatir dalam sejarah pergelaran Indonesia Open. Kini, dengan status barunya, Hansel berharap bisa mencetak prestasi yang lebih baik lagi.

"Saya pernah merasakan pengalaman yang bagus di Mandiri Indonesia Open 2023. Tentunya, ini menjadi motivasi saya untuk bisa lebih baik lagi di Pondok Indah Golf Course. Dengan pengalaman di 2023, saya optimistis bisa mencapai hasil yang paling maksimal," ujar Hansel.

Sementara itu, Randy yang merupakan pegolf amatir terbaik Indonesia saat ini pun tidak ingin sekadar meramaikan perhelatan Mandiri Indonesia Open 2025.

Juara Kejurnas Amatir Golf 2025 dan Medco-Pondok Indah International Amateur Golf Championship (MPIIAGC) 2025 ini ingin membuktikan dirinya bisa bersaing dengan para pegolf profesional. Ambisi utamanya adalah meraih gelar Low Amateur dengan skornya yang lebih baik.

"Keberhasilan saya di MPILAGC 2025 pada bulan Juli kemarin memotivasi saya untuk bisa bermain lebih baik lagi di level yang lebih tinggi, yaitu Mandiri Indonesia Open 2025. Pengalaman bermain di Pondok Indah Golf Course dalam kompetisi sebelumnya (MPIIAGC 2025) memberikan keyakinan bahwa saya mengatasi lapangan ini, dan tentunya memberikan hasil yang lebih baik dalam Mandiri Indonesia Open 2025," kata Randy yang saat ini berusia 21 tahun.

Di-sanction oleh Asian Tour dan PGA Tour of Indonesia, Mandiri Indonesia Open 2025 akan menampilkan 35 pegolf Indonesia, 23 pegolf profesional dari PGA Tour of Indonesia dan 12 pegolf amatir Indonesia akan bersaing dalam turnamen yang diikuti total 150 pemain dengan format stroke play individu yang dimainkan sebanyak 72 hole.

 

 

 

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan