Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis
Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2025: Gregoria Terhenti di 16 Besar, Kalah 2 Gim Langsung dalam 31 Menit
Perjuangan Gregoria Mariska Tunjung di Kejuaraan Dunia BWF 2025 harus terhenti di babak 16 besar, Kamis (28/8/2025).
Penulis:
Arif Tio Buqi Abdulah
Editor:
Drajat Sugiri
TRIBUNNEWS.COM - Perjuangan Gregoria Mariska Tunjung di Kejuaraan Dunia BWF 2025 harus terhenti di babak 16 besar, Kamis (28/8/2025).
Gregoria terhenti di tangan utusan Korea Selatan, Sim Yu-jin setelah bermain selama 31 menit di Adidas Arena, Paris, Prancis.
Deputi An Se-young itu menunstakan perlawanan Gregoria dengan dua set langsung, 21-15, 21-18.
Di laga ini, Jorji -julukan Gregoria, tak bisa mengeluarkan penampilan terbaiknya.
Banyak kesalahan-kesalahan yang ia lakukan. Pengamatan shuttlecock nya juga kerap salah sehingga memberi poin cuma-cuma untuk lawannya.
Atas hasil ini, Jorji gagal mengikuti Putri Kusuma Wardani yang sebelumnya lolos ke babak 8 besar setelah mengalahkan Tomoka Miyazaki.
Baca juga: Hasil Kejuaraan Dunia BWF 2025: Putri KW Ukir Sejarah, Gulung Utusan Jepang 2 Gim Langsung
Jalannya Permainan
Pada set pertama, penampilan Jorji masih belum pada permainan terbaiknya.
Beberapa kesalahan dilakukan di awal laga. Untungnya, sang lawan juga demikian.
Poin berbalas poin pun terjadi. Jelang jeda interval, Jorji sempat unggul dua poin 10-8.
Namun ia kehilangan momentum dan justru membiarkan lawannya berbalik unggul 10-11 saat interval set pertama.
Setelah jeda, unforced error masih sering dilakukan Jorji. Ia kerap salah dalam mengamati shuttlecock.
Pukulan-pukulan yang jatuh ke area permainan justru dibiarkan saja oleh Jorji.
Jorji semakin tertinggal jauh setelah pengembaliannya keluar lapangan dan membuat skor menjadi 14-17.
Set pertama akhirnya tuntas dengan skor 15-21 untuk kemenangan Sim Yu-jin.
Memasuki set kedua, Sim Yu-jin yang menang di set pertama berusaha menjaga momentumnya.
Ia langsung memberikan tekanan pada Jorji dan berhasil mendapat tiga poin beruntun untuk unggul 3-0.
Jorji masih belum bisa mengeluarkan permainan terbaiknya. Ia masih kerap membuat kesalahan sendiri.
Keunggulan tiga poin di awal laga ini bukan hanya mampu dijaga, melainkan bisa diperlebar oleh utusan Korea itu.
Memasuki interval, Jorji tertinggal enam poin di angka 5-11.
Tunggal putri asal Wonogiri ini terus menjaga asa untuk bisa memenangi set kedua.
Setelah jeda interval, Jorji lebih bernani bermain agresif. Usaha itu sukses dengan diraihnya poin-poin beruntun.
Skor menjadi 10-13 setelah Jorji mendapat tiga poin beruntun dan hanya berjarak dua angka saat poin 12-14.
Sim Yu-jin sempat menjauh lagi dengan unggul lima poin di angka 12-17.
Namun Jorji memutus momentum itu. Tiga poin beruntun kembali didapat Jorji, membuat skor 15-17.
Memasuki poin-poin kritis, Jorji semakin dekat untuk menyamakan skor setelah bisa mendapatkan poin menjadi 17-18.
Namun sayang, setelah itu Jorji justru kehilangan momentum. Dua poin beruntun dari Sim Yu-jin membuat set kedua berakhir dengan kemenangan untuknya dengan skor 18-21.
Hasil ini membuat perjuangan Jorji terhenti. Ia gagal mengikuti langkah kompatriotnya, Putri Kusuma Wardani yang sebelumnya memastikan tiket 8 besar setelah mengalahkan Tomoka Miyazaki.
(Tribunnews.com/Tio)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.