Senin, 27 April 2026

Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Targetkan Prestasi Asian Games dan Olimpiade Periode 2025–2029

Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) membentuk tim pencari bakat nasional untuk menelusuri potensi dari seluruh daerah

HandOut/IST
TERPILIH LAGI - Luhut Binsar Pandjaitan (paling kanan) resmi terpilih kembali sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) periode 2025–2029 dalam Kongres PASI. Kongres digelar hari ini di Solo, Jawa Tengah pada 30 Agustus 2025.. 

PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia Targetkan Prestasi Asian Games dan Olimpiade pada Periode 2025–2029
 

TRIBUNNEWS.COM - Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) resmi menetapkan kepengurusan periode 2025–2029 dalam Kongres yang digelar di Solo, Jawa Tengah, 30 Agustus 2025.

Dalam Kongres PASI tersebut, Luhut Binsar Pandjaitan resmi terpilih kembali sebagai Ketua Umum persatuan olahraga atletik itu untuk periode 2025–2029.

Baca juga: PB PASI Tegaskan Tidak Ada Pembubaran Pelatnas Terkait Efisiensi Anggaran dari Kemenpora

Proses penjaringan yang berlangsung sejak awal Juli dan melibatkan dukungan penuh dari seluruh 38 Pengurus Provinsi PASI menghasilkan keputusan bulat terkait kepemimpinan organisasi atletik nasional ini.

Dalam sambutannya usai ditetapkan kembali sebagai ketua umum, Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin kembali.

Ia menegaskan bahwa masa kepemimpinan kali ini bukan sekadar melanjutkan capaian sebelumnya, tetapi mendorong atletik Indonesia naik ke tingkat yang lebih tinggi.

“Tugas kali ini bukan hanya melanjutkan apa yang telah dicapai, tetapi membawa atletik Indonesia naik ke level yang lebih tinggi. Apa yang kita raih adalah awal, bukan akhir. Saya rasa SEA Games sudah tidak cukup dijadikan target. Tantangan kita berikutnya adalah Asian Games,” ujarnya.

Luhut menekankan bahwa arah organisasi kali ini akan lebih fokus dan terukur dengan menempatkan atlet sebagai pusat kebijakan, memprioritaskan nomor potensial untuk meraih prestasi internasional, serta memperkuat sistem pelatihan berbasis sport science.

Baca juga: Menpora Dito Dukung Pencarian Bibit Atlet Atletik di Kejuaraan SAC 2024-2025

Selain itu, ia menegaskan pentingnya membentuk tim pencari bakat nasional untuk menelusuri potensi dari seluruh daerah, serta memastikan setiap provinsi memiliki kalender kompetisi yang berjalan rutin demi keberlanjutan pembinaan.

Selain arah kebijakan, ia juga menyoroti pentingnya efisiensi dan transparansi dalam pembentukan kepengurusan baru.

Menurutnya, PASI harus membuka ruang diskusi dan kolaborasi yang sehat agar organisasi mampu bergerak lebih dinamis dan responsif menghadapi perkembangan zaman.

Sebagai penutup, Luhut menyerukan semangat kolektif untuk menjadikan periode 2025–2029 sebagai era kebangkitan atletik Indonesia.

Ia mengajak seluruh pengurus, pelatih, atlet, dan mitra untuk bersama-sama melahirkan generasi juara baru dan mengibarkan Merah Putih di panggung dunia.

“Mari kita ukir sejarah baru bersama. Atletik Indonesia harus menjadi kekuatan yang disegani, bukan hanya di kawasan, tapi juga di panggung global,” tegasnya.

Dengan dukungan penuh dari seluruh komponen organisasi, PB PASI menatap empat tahun ke depan dengan optimisme.

Harapannya, prestasi atletik Indonesia tidak hanya bertahan di level regional, tetapi mampu menembus kompetisi Asia hingga dunia.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved