Bulu Tangkis
PBSI Bakal Debutkan Rian/Rahmat, Komposisi Baru Ganda Putra Indonesia
PBSI merilis komposisi baru ganda putra Rian/Rahmat, mereka akan debut di turnamen Eropa.
TRIBUNNEWS.COM - Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PBSI) resmi merilis komposisi baru ganda putra, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat siap debut.
Rian/Rahmat akan debut di turnamen Eropa, mereka didaftarkan ke Denmark Open 2025 (Super 750), French Open 2025 (Super 750), dan Hylo Open 2025 (Super 500).
Denmark Open 2025 bakal berlangsung pada 14-19 Oktober.
French Open 2025 bergulir pada 21-26 Oktober.
Sementara Hylo Open 2025 akan dilaksanakan pada 28 Oktober hingga 2 November.
Kepastian itu disampaikan langsung oleh pelatih ganda putra Pelatnas PBSI, Antonius Budi Ariantho.
"Rian/Rahmat akan dicoba di tiga turnamen di Eropa, yaitu Denmark Open 2025 (14-19 Oktober), French Open 2025 (21-26 Oktober), dan Hylo Open 2025 (28 Okt-2 November)," kata Antonius, dikutip dari Djarum Badminton.
Baca juga: Hasil Lengkap Final Kejuaraan Dunia BWF 2025: Akane Cetak Rekor, Putri KW Berbagi dengan An Se-young
Dipasangkannya Rian dengan Rahmat bisa dikatakan sebuah kejutan.
Pasalnya, Rian juga akan dipasangkan dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.
Bahkan, debut Rian/Yere belum terwujud.
Rian akan lebih dulu dimainkan dengan Yere, baru setelah itu ia dicoba dengan Rahmat.
Rian/Yere akan tampil di dua turnamen Asia, yakni China Masters 2025 (Super 750) dan Korea Open 2025 (Super 500).
China Masters 2025 bergulir pada 16-21 September, berlanjut ke Korea Open 2025 pada 23-28 September.
Baca juga: Jadwal Badminton September: Ada Hong Kong Open 2025, China Masters 2025, dan Korea Open 2025
Masih dikutip dari sumber yang sama, Antonius mengatakan jika hasil yang didapat Rian/Yere dan Rian/Rahmat akan menjadi bahan pertimbangan guna mencari komposisi terbaik.
"Dari situ akan dilihat, penampilan mereka secara pasangan chamistry-nya bagaimana antara Rian/Yeremia dan Rian/Rahmat. Hasilnya kita akan pertimbangkan untuk ke depannya," ujar Antonius.
Berbicara soal Rian, ia sebelumnya berpasangan dengan Fajar Alfian.
Duet Fajar/Rian berhasil menyabet sederet gelar bahkan pernah menempati ranking satu dunia.
Hanya saja memang, musim ini Fajar/Rian belum bisa memberikan gelar, mereka gagal mencetak hattrick juara All England.
Namun pada pertengahan Juli 2025 lalu, Rian memutuskan rehat sejenak dari dunia bulu tangkis lantaran harus menemani sang istri melahirkan.
Alhasil Fajar dicoba dengan Muhammad Shohibul Fikri, hasilnya positif dengan raihan gelar juara China Open 2025 (Super 1000).
Setelahnya, Fajar/Rian kembali dipasangkan di Kejuaraan Dunia BWF 2025.
Hasilnya kurang memuaskan, Fajar/Rian terhenti di 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2025.
Fajar kemudian kembali dipasangkan dengan Fikri, maka dari itu Rian dicoba dengan Yere hingga Rahmat.
Sedangkan Yere/Rahmat, sebelumnya mereka adalah pasangan.
Namun duet Yere/Rahmat jalan di tempat, tidak ada ada peningkatan yang signifikan.
Yere/Rahmat sering terhenti di babak-babak awal.
Mengawali musim dengan turun di Indonesia Masters 2025 (Super 500), Yere/Rahmat sudah kandas di babak 32 besar.
Setelahnya, Yere/Rahmat terhenti di 16 besar Thailand Masters 2025 (Super 300) dan China Masters 2025 (Super 100).
Prestasi terbaik Yere/Rahmat musim ini adalah perempat final Taipei Open 2025 (Super 300).
Terakhir, Yere/Rahmat kandas di 16 besar Macau Open 2025 (Super 300).
Patut dinantikan hasil perombakan ganda putra Indonesia di sederet turnamen mendatang.
Semoga saja, mampu membuahkan hasil positif sama seperti saat Fajar/Fikri menggebrak China Open 2025.
(Tribunnews.com/Isnaini)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/DUET-RIANRAHMAT.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.