MotoGP
Puja-puji Eks Rival Marc Marquez, Andrea Dovizioso Sebut Baby Alien Beri Pukulan Telak
Andrea Dovizioso puji Marc Marquez setelah menyegel gelar juara dunia MotoGP 2025, jadi bukti Baby Alien kepada semua orang.
Ringkasan Berita:
- Mantan pembalap Ducati, Andrea Dovizioso mengenang ketika bertarung di kelas MotoGP dan harus berhadapan dengan Marc Marquez.
- Rider Italia yang kini jadi test rider Yamaha, memuji perjuangan Marc Marquez yang pada akhirnya jadi juara dunia MotoGP lagi.
- Pengakuan Dovizioso soal Marc Marquez yang telah membuktikan bahwa dirinya belum habis, sekaligus jadi pukulan telak bagi semua orang.
TRIBUNNEWS.COM - Puja-puji diberikan oleh Andrea Dovizioso kepada Marc Marquez setelah The Baby Alien menyegel gelar juara dunia MotoGP 2025.
Sebagai mantan pembalap Ducati, Dovizioso jadi salah satu ikon besar MotoGP, baik di lintasan maupun di luar lintasan.
Pembalap asal Forli, Italia, ini telah naik podium lima belas kali di kelas utama dan menjadi salah satu pembalap penting Ducati selama tahun-tahun pengembangan motor mereka.
Sekarang, ia masih mengikuti kompetisi dengan saksama sebagai pembalap uji Yamaha.
Dalam sebuah wawancara dengan MOW, pembalap Italia ini mengenang masa balapnya dan menyatakan bahwa rasa lapar memainkan peran besar dalam keberhasilan atau kegagalan suatu tujuan. Bakat memiliki batas, tapi rasa lapar tidak. Tekad tidak memiliki batas.
Baca juga: Meleset dari Target, Marc Marquez Diprediksi Absen hingga 16 Minggu Pasca-Cedera
Melihat pembalap-pembalap elite selama bertahun-tahun, Dovizioso tentu melihat banyak rider dengan semangat membara datang ke trek balap.
Namun menurutnya, pembalap yang bisa mempertahankan semangat juangnya dalam waktu lama, cukup sedikit ia temui.
"Banyak anak muda punya energi ini hanya untuk sementara waktu; intinya adalah bagaimana mempertahankan semangat membara ini selama bertahun-tahun mendatang," katanya mengutip Motosan.
Sebab, Dovizioso mengalaminya sendiri dalam karier MotoGP-nya. Setelah memenangkan Kejuaraan Dunia pada tahun 2004.
"Saya pikir saya akan memenangkan sepuluh kejuaraan dunia," ujarnya sembari bercanda.
"Tapi kemudian kenyataan menghantam Anda dan Anda harus bekerja. Karena Anda mencapai titik itu dengan dasar yang baik, bakat, dan keberuntungan, tetapi tanpa kerja keras, karier itu akan menjadi seperti karier lainnya, hanya bertahan beberapa tahun."
"Sebaliknya, berkat orang-orang di sekitar saya, yang berusaha membuka pikiran saya – sesuatu yang sangat sulit – saya berhasil bekerja sesuai dengan batasan saya," tegasnya.
Selain mengenang soal perjuangannya, ia juga memaparkan kilas balik ketika bersaing dengan Marc Marquez.
Selama di Ducati, Dovizioso harus bersaing langsung dengan Marquez yang saat itu mendominasi bersama Honda. Musim ini, rider nomor #93 meraih gelar kesembilannya dengan motor Ducati.
Setelah menjadi rival alot dan kini melihat mantan 'musuh'-nya kembali jadi juara dunia, bagi Dovizioso pembalap tersebut telah memberi bukti kepada semua orang.
"Apa yang Marc lakukan tahun ini menghancurkan semua orang. Dia sangat kuat," ungkapnya.
"Awalnya, Anda mengatakan itu pada diri sendiri, tetapi kemudian itu menghancurkan Anda secara mental. Tapi itu benar. Saya sepenuhnya sadar bahwa saya berhadapan dengan seseorang seperti dia. Sekarang saya semakin menyadarinya," tambahnya.
Musim ini, rekan setimnya, Pecco Bagnaia, harus bersaing dengan Marquez. Namun, situasi Bagnaia sangat berbeda dari pembalap Spanyol itu.
"Apa yang kita lihat dari (Marc) tahun ini adalah kenyataan. Dan itu adalah hal buruk bagi pembalap lain, yang juga melihat kemampuannya," tuturnya.
"Dia memang tidak tak terkalahkan; apa pun bisa terjadi dalam balapan. Tetapi itu adalah pukulan besar, bagi mereka yang belum mengalaminya secara langsung... itu sulit."
"Dari situ, Anda bisa bekerja, seperti Pecco Bagnaia: di Jepang, dia menunjukkan bahwa, jika dia fit, dia bisa membuat perbedaan. Apakah dia perlu membuktikan itu pada dirinya sendiri? Tidak, pada semua orang," tutupnya.
(Tribunnews.com/Niken)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Selebrasi-Marc-Marquez-MotoGP-San-Marino-2025.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.