Minggu, 10 Mei 2026

BWF World Tour

Semangat Baru sang Tuan Rumah di Indonesia Masters 2026

Membaiknya capaian prestasi wakil Indonesia mendekati akhir tahun 2025 bisa menjadi tolok ukur baru di turnamen Indonesia Masters 2026.

Tayang:
Penulis: Guruh Putra Tama
Editor: Dwi Setiawan
HO/IST/SUMBER FOTO PBSI
JUARA AUSTRALIA OPEN- Pasangan non-pelatnas Raymond Indra/Nikolaus Joaquin membuat kejutan dengan meraih gelar juara Super 500 pertama mereka usai menaklukkan rekan senegaranya, pasangan unggulan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, dalam pertandingan ketat tiga gim dengan skor 22-20, 10-21, 21-18. Kemenangan ini menandai debut gemilang Raymond/Joaquin di level Super 500. Raymond/Joaquin akan menjadi salah satu andalan di Indonesia Masters 2026 mendatang. (SUMBER FOTO: PBSI) 
Ringkasan Berita:
  • Turnamen Indonesia Masters 2026 akan digelar 20-25 Januari 2026 di Istora, Senayan, Jakarta.
  • Indonesia memiliki harapan-harapan baru dari sektor ganda putra dan ganda campuran untuk berprestasi lebih baik lagi.
  • Pasangan seperti Raymond Indra/Nikolaus Joaquin hingga Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu bisa menjadi andalan baru Indonesia nantinya.

 

TRIBUNNEWS.COM - Indonesia mulai bersiap menggelar salah satu turnamen bulu tangkis andalannya, Indonesia Masters 2026, di awal tahun depan.

Tepatnya, jadwal Indonesia Masters 2026 akan digelar pada 20-25 Januari, di Istora, Senayan, Jakarta.

Ada yang berbeda dari gelaran Indonesia Masters 2026 tahun depan dibandingkan beberapa episode ke belakang.

Hal yang paling mencolok adalah harga tiket yang mengalami penurunan cukup signifikan.

Baca juga: Harga Tiket Indonesia Masters 2026 untuk Bulan Januari Dirilis, Paling Murah Rp40 Ribu

Hal tersebut diharapkan bisa menarik minat badminton lovers untuk kembali memeriahkan Istora yang dikenal sebagai venue ikonik olahraga bulu tangkis.

Tak cuma soal faktor penonton dan harga tiket saja yang menjadi sorotan kali ini.

Aksi-aksi di atas lapangan dari wakil Indonesia juga tak luput dari sorotan tersebut.

Bisa dibilang Indonesia Masters 2026 memiliki harapan dan semangat baru dari wakil Merah Putih.

AKSI JAFAR/FELISHA - Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu, saat tampil di turnamen China Open 2025.
AKSI JAFAR/FELISHA - Pasangan ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu, saat tampil di turnamen China Open 2025. (Instagram @badminton.ina)

Membaiknya perjalanan beberapa atlet badminton tanah air di akhir tahun 2025 menimbulkan harapan baru tersebut.

Sebagaimana yang terjadi di sektor ganda putra dan ganda campuran yang memiliki gambaran perjuangan cukup dramatis.

Perjuangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu mencapai babak utama BWF World Tour Finals 2025 di sektor ganda campuran menjadi salah satu contohnya.

Jafar/Felisha mulanya tak diunggulkan untuk bisa mewakili Indonesia di ajang bergengsi tersebut.

Pasangan yang tergolong baru dimainkan di turnamen tingkat tinggi dunia tersebut ternyata berani dan bisa menjawab tantangan.

Mereka perlahan konsisten menjejak babak-babak penting di turnamen yang diikuti.

Keberhasilan mereka menjadi juara Taiwan Open 2025 membuat nama mereka semakin melambung.

Selain itu, kemenangan tersebut juga membuat peringkat mereka naik 5 tangga di ranking BWF saat itu.

Perjuangan teranyar Jafar/Felisha adalah memastikan tiket terakhir untuk lolos ke BWF World Tour Finals 2025.

Mereka harus berjuang hingga turnamen terakhir, Australia Open 2025.

Pada akhirnya mereka bisa merebut tiket tersebut dengan melaju ke babak final.

Semangat baru bagi Indonesia juga muncul dari sektor ganda putra.

Ada beberapa pasangan yang menjadi sorotan tersebut.

Baca juga: Juara Australia Open 2025, Raymond/Joaquin Dipastikan Naik Kelas Tahun Depan

Mulai dari Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman/Reza Pahlevi, dan ganda putra muda tanah air, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

Barangkali penggemar badminton tanah air lebih akrab dengan dua pasangan yang disebutkan terlebih dahulu.

Fajar/Fikri merupakan gabungan dari dua pemain yang sudah malang melintang mewakili Indonesia di berbagai turnamen internasional.

Keputusan PBSI memasangkan mereka ternyata jitu, hanya dalam kurun sekira 4 bulan mereka bisa berprestasi besar lolos ke BWF World Tour Finals 2025.

Sedangkan Sabar/Reza semakin kinclong saat memutuskan meninggalkan pelatnas.

Mereka perlahan menjadi ganda putra menonjol yang diandalkan Indonesia juga.

Barangkali pasangan yang menjadi sorotan paling besar adalah Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

Mereka bahkan lebih sebentar muncul daripada Fajar/Fikri yang sudah malang melintang 4 bulan.

Pembuktian paling besar Raymond/Joaquin terjadi di ajang Australia Open 2025.

Melakoni laga final melawan Fajar/Fikri, mereka mengalahkan seniornya itu untuk merebut gelar Super 500 pertamanya.

Mereka jelas bakal menjadi andalan baru Indonesia di ganda putra bersama para pemain lainnya.

Barangkali mereka bisa mengukir lagi prestasi mentereng saat tampil di Indonesia Masters 2026 nantinya.

(Tribunnews.com/Guruh)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved