Rabu, 13 Mei 2026

BWF World Tour

Berkebalikan Status Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin di Final Indonesia Masters 2026

Alwi Farhan dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin akan menyandang status berbeda saat tampil di final Indonesia Masters 2026, Minggu (24/1/2026).

Tayang:
Tribunnews.com/Abdul Majid
TEMBUS FINAL - Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin foto bersama usai melakoni sesi konferensi pers atas keberhasilannya tembus ke partai final Indonesian Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (24/1/2026). Tribunnews/Abdul Majid 
Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM - Indonesia menempatkan dua wakil di babak final Indonesia Masters 2026 yang akan digelar Minggu (25/1/2026), di Istora, Senayan, Jakarta.

Kedua wakil Indonesia itu berasal dari dua sektor yang berbeda, yaitu tunggal putra dan ganda putra.

Dari sektor tunggal putra, Indonesia mengirimkan pemain mudanya, Alwi Farhan, yang berhasil melaju ke fase paling akhir.

Sedangkan dari sektor ganda campuran, lagi-lagi pemain muda Merah Putih yang akan beradu peruntungan.

Pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi nama yang akan maju ke babak final.

Baca juga: Menyerang dari Awal, Strategi yang Antar Raymond/Joaquin ke Final Indonesia Masters 2026

INDONESIA MASTERS 2026 - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan melawan wakil Jepang, Yushi Tanaka, pada laga perempat final Indonesia Masters 2026 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (23/1/2026). Alwi Farhan menuntaskan pertandingan dengan skor 22-20, 21-16. Dengan hasil tersebut memastikan langkahnya ke babak semifinal Indonesia Masters 2026. Tribunnews/Jeprima
INDONESIA MASTERS 2026 - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan melawan wakil Jepang, Yushi Tanaka, pada laga perempat final Indonesia Masters 2026 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (23/1/2026). Alwi Farhan menuntaskan pertandingan dengan skor 22-20, 21-16. Dengan hasil tersebut memastikan langkahnya ke babak semifinal Indonesia Masters 2026. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

Pasangan muda ini memenangi perang saudara melawan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dengan skor 21-19, 21-14.

Sedangkan Alwi tampil meyakinkan saat menyingkirkan Chi Yu Jen (Taiwan) dua gim langsung 21-11, 21-12, memastikan final Super 500 pertamanya. 

Meski sama-sama membawa nama Merah Putih di laga final nanti, kedua pemain memiliki perbedaan status.

Alwi Farhan tampil di Indonesia Masters 2026 dengan menggendong status sebagai salah satu unggulan.

Pemain berusia 20 tahun ini menempati unggulan kedelapan.

Meski demikian, ia menjadi satu-satunya unggulan di tunggal putra yang berhasil melangkah ke final.

Kebetulan lawan yang akan ia hadapi di babak final bukanlah pemain unggulan.

Ia akan mengadu peruntungan dengan melawan pemain asal Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul.

Kedua pemain muda ini sebelumnya pernah berjumpa di dua kesempatan.

Satu kesempatan datang saat mereka masih bertempur di Kejuaraan Dunia Junior U19 pada 2022 lalu.

Saat itu, Panitchaphon berhasil mengalahkan Alwi Farhan dengan skor 2-0 (21-17 dan 21-16).

Alwi menuntut balas saat kembali berjumpa dengan Panitchaphon di Badminton Asia Mixed Team Championship di tahun 2025 lalu.

Alwi juga menang dengan skor 2-0 (21-13 dan 21-18) atas sang lawan asal Thailand ini.

JUARA AUSTRALIA OPEN- Pasangan non-pelatnas Raymond Indra/Nikolaus Joaquin membuat kejutan dengan meraih gelar juara Super 500 pertama mereka usai menaklukkan rekan senegaranya, pasangan unggulan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, dalam pertandingan ketat tiga gim dengan skor 22-20, 10-21, 21-18. Kemenangan ini menandai debut gemilang Raymond/Joaquin di level Super 500. (SUMBER FOTO: PBSI)
JUARA AUSTRALIA OPEN- Pasangan non-pelatnas Raymond Indra/Nikolaus Joaquin membuat kejutan dengan meraih gelar juara Super 500 pertama mereka usai menaklukkan rekan senegaranya, pasangan unggulan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, dalam pertandingan ketat tiga gim dengan skor 22-20, 10-21, 21-18. Kemenangan ini menandai debut gemilang Raymond/Joaquin di level Super 500. (SUMBER FOTO: PBSI) (HO/IST/SUMBER FOTO PBSI)

Beralih ke sektor ganda putra, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin datang ke babak final tanpa status unggulan.

Mereka sebenarnya adalah pasangan muda yang mencari pengalaman tampil di ajang Super 500.

Pasalnya Raymond/Joaquin baru dua kali saja tampil di turnamen tingkat Super 500 seperti ini.

Sebelumnya mereka tampil di Australia Open 2025 dan berhasil menjadi juara.

Namun, fokus mereka di Indonesia Masters 2026 tak boleh kendor.

Mereka akan berhadapan dengan salah satu unggulan atas di ajang ini, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.

Goh/Sze merupakan pemain unggulan keempat di ajang ini.

Perbedaan status itu tak perlu menjadikan Raymond/Joaquin minder.

Mereka memiliki bukti pernah mengalahkan Goh/Sze.

Saat tampil di Australia Open lalu, Mereka berhasil mengalahkan Goh/Sze dengan dua gim langsung.

Mereka menang dengan skor identik, 21-15 dan 21-15 atas pasangan Malaysia tersebut.

Raymond/Joaquin akan menjadi juara Indonesia Masters 2026 bila skenario kemenangan itu terulang lagi pada pertemuan kedua.

(Tribunnews.com/Guruh)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved