Tenis
Hasil Merida Open 2026: Janice Tjen Beda Nasib di 2 Sektor, Ganda Lanjut ke 8 Besar
Beda nasib dialami Janice Tjen saat tampil di Merida Open 2026. Di sektor tunggal ia gugur di babak pertama, sedangkan sektor ganda ia ke 8 besar.
Ringkasan Berita:
- Janice Tjen tersingkir di babak 32 besar Merida Open 2026 usai kalah dua set langsung dari Camila Osorio meski berstatus unggulan keenam.
- Janice kesulitan menjaga konsistensi servis dan kalah efektif dalam memanfaatkan poin-poin krusial sepanjang pertandingan.
- Berbeda di sektor tunggal, Janice justru melaju ke perempat final nomor ganda dan menjaga asa meraih hasil positif di Meksiko.
TRIBUNNEWS.COM - Langkah petenis putri Indonesia Janice Tjen di WTA 500 Merida Open 2026 menghadirkan dua cerita berbeda pada hasil di sektor tunggal dan ganda.
Di sektor tunggal, Janice yang menjadi unggulan keenam setelah menempati ranking 36 WTA justru angkat koper lebih dulu setelah kalah dari petenis Kolombia, Camila Osorio, Rabu (25/2/2026).
Sedangkan di sektor ganda, Janice justru menunjukkan wajah berbeda beberapa jam setelah tampil di sektor tunggal.
Bersama pasangannya Katarzyna Piter dari Polandia, mereka berhasil melaju ke babak perempat final setelah tampil solid.
Unggulan Keenam Malah Pulang Cepat
Di sektor tunggal, Jance harus tumbang dua set langsung dengan skor 4-6, 3-6 setelah bertarung selama 79 menit dengan Camila Osorio.
Janice sejatinya sempat unggul 4-1 di set pertama. Namun Camila Osorio justru bisa bermain lebih bagus setelahnya.
Osorio yang kini menempati ranking 62 dunia bisa tampil lebih konsisten dalam reli panjang dan mampu menekan servis kedua Janice.
Statistik menunjukkan perbedaan efektivitas mencolok: Osorio meraih 67 persen poin dari servis keduanya, sementara Janice hanya 50 persen.
Total poin pun berpihak pada Osorio (51 berbanding 44), mencerminkan kontrol permainan yang lebih stabil dari sang lawan.
Janice sebenarnya cukup efektif memanfaatkan peluang break point dengan rasio sempurna 3/3, namun ia kesulitan menjaga game servis sendiri.
Osorio memenangi 12 game sepanjang pertandingan, berbanding tujuh milik Janice, sekaligus menunjukkan dominasi di momen-momen krusial.
Baca juga: Duo Asia Tenggara, Janice Tjen dan Alexandra Eala, Melesat di Ranking Tenis Putri Dunia
Ganda ke 8 Besar
Sementara itu, di sektor ganda Janice Tjen/Katarzyna Piter, memulai langkah mereka dengan kemenangan meyakinkan atas duet Madeleine Brooks/Shuo Feng.
Tampil solid sejak awal, Janice dan Piter menutup pertandingan dengan skor 7-6, 6-3 dalam laga babak 16 besar yang berlangsung ketat namun terkendali.
Set pertama berjalan alot dan harus ditentukan lewat tie-break. Janice/Piter menunjukkan ketenangan dalam momen krusial untuk mengamankan set pembuka 7-6.
Memasuki set kedua, ritme permainan mereka semakin stabil—lebih agresif saat menerima servis dan lebih rapi dalam transisi di depan net—hingga akhirnya mengunci kemenangan 6-3.
Secara statistik, keunggulan Janice/Piter terlihat dari efektivitas mereka memaksimalkan peluang break point (8 dari 19 kesempatan) serta konsistensi dalam reli panjang.
Mereka juga unggul dalam total poin (73 berbanding 66) dan lebih tajam dalam pengembalian servis, yang menjadi pembeda saat pertandingan memasuki fase menentukan.
Di babak 8 besar, Janice/Piter dijadwalkan akan melawan Ann Li/Marie Bouzkova pada Jumat (27/2/2026).
Beda Hasil
Perbedaan hasil di dua sektor ini menegaskan fleksibilitas Janice sebagai pemain. Jika tunggal masih menyisakan pekerjaan rumah dalam menjaga konsistensi, sektor ganda justru membuka peluang prestasi lebih jauh di Merida.
Memang, di sektor tunggal kekalahannya menjadi pukulan bagi Janice yang tengah menikmati lonjakan peringkat dan status sebagai salah satu rising star Asia.
Kegagalan di Merida pada sektor tunggal di mana ia menjadi unggulan keenam, bisa menjadi bahan evaluasi sebelum menghadapi turnamen besar berikutnya.
Sementara performanya di ganda menunjukkan bahwa ia makin komplet sebagai pemain—tak hanya mengandalkan baseline rally, tetapi juga piawai membaca permainan di depan net.
Langkah berikutnya di Merida Open tentu akan semakin menantang. Namun dengan chemistry yang terbangun bersama Piter serta kepercayaan diri yang tengah meningkat, Janice punya modal kuat untuk melangkah lebih jauh.
Kini, harapan publik tertuju pada kiprahnya di babak delapan besar untuk menjaga asa membawa pulang hasil positif dari Meksiko.
(Tribunnews.com/Tio)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ATLET-BERPRESTASI-Petenis-Indonesia-Janice-Tjen.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.