MotoGP
MotoGP 2026 - Valentino Rossi Berteriak ke Ducati, VR46 Minta Bebas Akses Transfer Pembalap
Valentino Rossi menciptakan ketegangan di internal Ducati karena meminta bebas akses rekrut pembalap untuk MotoGP 2027.
Ringkasan Berita:
- Ketegangan antara Ducati dengan pemilik Pertamina Enduro VR46 Racing Team jelang dimulainya MotoGP 2026 akhir pekan ini
- VR46 melalui Valentino Rossi meminta kejelasan dan bebas akses dalam perekrutan pembalap di MotoGP 2027
- Permintaan Valentino Rossi berdasar pada kegagalan mereka mendatangkan Pedro Acosta yang diserobot Ducati
TRIBUNNEWS.COM - Jelang dimulainya balapan MotoGP 2026 akhir pekan ini di Sirkuit Buriram, Thailand, 27 Februari-1 Maret, ketegangan terjadi pada internal Ducati.
Pabrikan Borgo Panigale, Ducati, dilaporkan mendapatkan tekanan intens dari tim satelit mereka, Pertamina Enduro VR46 Racing Team, milik Valentino Rossi.
Isu yang berkembang, VR46 kecewa dengan perlakuan Ducati terhadap mereka.
Satu di antara contohnya ialah pembagian spek motor pabrikan untuk MotoGP 2026.
Lazimnya, sebagai tim satelit, para pembalapnya mendapatkan full suport berupa motor pabrikan. Dalam hal ini Franco Morbidelli-Fabio Di Giannantonio mendapatkan motor spek terbaru, sama dengan yang ditunggi oleh Marc Marquez-Pecco Bagnaia.
Akan tetapi pabrikan Ducati mengambil kebijakan berbeda.
Mengacu kepada performa, Ducati memecah jatah dua spek motor pabrikan terbaru untuk MotoGP 2026 untuk dua tim. Satu diberikan kepada VR46 yang nantinya ditunggangi Fabio Di Ginannatonio.
Sementara satunya diberikan kepada Alex Marquez di Gresini Racing, yang pada tahun 2025 sukses menutup musim sebagai runner-up.
Sekalipun pihak VR46 berulang kali mengatakan tidak masalah atas perlakuan yang diterima, realitanya tidak demikian.
Tim yang identik dengan kuning stabilo ini dilaporkan akan hengkang dari Ducati pada MotoGP 2027. Isunya, VR46 merapat ke Yamaha, mengingat Valentino Rossi sebagai bos, berstatus sebagai BA dari pabrikan Jepang tersebut.
Namun baru-baru ini ketegangan Ducati dengan VR46 makin meruncing.
Perpindahan pembalap dilaporkan menjadi masalah utama yang membuat Valentino Rossi sampai turun tangan.
Baca juga: Jadwal Siaran MotoGP Thailand 2026 Live TRANS7: Race Pembuka Aksi Marc Marquez Cs
Minta Kejelasan dan Bebas Akses Rekrut Pembalap
Menukil dari laman Ride Apart, Valentino Rossi meminta kejelasan atas hierarki tim mereka, sekaligus bebas akses dalam perekrutan pembalap di MotoGP 2027.
Menjadi rahasia umum bahwa VR46 sempat menjalin negosiasi dengan Pedro Acosta dari KTM.
Namun dalam beberapa pekan terakhir, Pedro Acosta justru lebih condong ke pabrikan Ducati, yang diproyeksikan sebagai pengganti Pecco Bagnaia.
Situasi ini tidak menyenangkan VR46 karena secara ambisi, mereka ingin meniru jejak Pramac Prima saat membawa Jorge Martin menjadi juara MotoGP 2024, meski berstatus sebagai tim satelit.
Perlu diingat bahwa kontrak kerja sama VR46 bisa berakhir setelah musim 2026.
Di bawah regulasi baru nanti, struktur tim dan penempatan pembalap akan jauh lebih berharga daripada sekadar keunggulan perangkat keras pabrikan.
Rossi tidak hanya meminta motor yang kencang, ia sedang menanyakan di mana posisi timnya dalam hierarki Ducati ketika perbedaan performa antar motor mulai menipis.
Jika Ducati memberikan prioritas akses kepada VR46 untuk mendapatkan pembalap papan atas, maka hubungan ini secara efektif akan berubah menjadi "tim pabrikan kedua", terlepas dari apa pun label resminya.
Namun, jika Ducati menolak, Rossi memiliki alasan kuat untuk mulai mendengarkan tawaran dari pabrikan lain tepat saat keseimbangan kompetisi MotoGP diatur ulang.
Dinamika ini diprediksi akan memicu efek domino di seluruh paddock.
Satu perpindahan pembalap di Ducati akan menekan rencana Yamaha, memengaruhi strategi jangka panjang KTM, dan memaksa Honda untuk kembali masuk ke dalam percakapan serius.
Bursa transfer pembalap MotoGP bukanlah keputusan individu, melainkan reaksi berantai yang disamarkan dalam bentuk kontrak profesional.
Valentino Rossi tidak melontarkan ancaman apa pun, karena ia memang tidak perlu melakukannya. Ia hanya memperjelas bahwa tim VR46 berniat untuk menjadi pemain kunci di era MotoGP mendatang.
Keputusan itu tidak akan menunggu kesiapan atau kenyamanan pihak Ducati. Pesan ini sudah tersampaikan dengan sangat jelas kepada semua penghuni paddock.
(Tribunnews.com/Giri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Valentino-Rossi-Apresiasi-Pertamina-atas-Dukungan-Talenta-Muda-dari-Mandalika-ke-Dunia.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.