Senin, 20 April 2026

BWF World Tour

Rentetan Kejutan All England 2026 32 Besar: Shi Yuqi hingga Anders Antonsen Angkat Koper

All England 2026 32 besar menyuguhkan rentetan kejutan untuk jajaran wakil elite dunia yang terpaksa angkat koper lebih cepat.

Penulis: Niken Thalia
Editor: Drajat Sugiri

Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM - Babak 32 besar All England 2026 pada hari pertama menghadirkan sejumlah hasil mengejutkan dari turnamen bulu tangkis bergengsi tersebut, Rabu (4/3/2026).

Bertempat di Utilita Arena Birmingham, Inggris, beberapa pemain papan atas dunia, khususnya di sektor tunggal putra, harus tersingkir lebih cepat.

Nama-nama besar seperti Shi Yu Qi (Tiongkok), Anders Antonsen (Denmark), dan Alex Lanier (Prancis) terpaksa angkat koper sejak babak awal.

Di sektor ganda campuran, pasangan unggulan Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark) serta Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (Malaysia) juga mencatat hasil buruk dan gagal melangkah lebih jauh.

Rangkaian kekalahan dari para pemain elite dunia ini membuat babak 32 besar All England 2026 penuh kejutan dan semakin menarik untuk dibahas.

Tumbangnya Jagoan Tunggal Putra

Di nomor tunggal putra, kejutan dimulai dari Shi Yu Qi yang harus mengakui keunggulan Lakshya Sen (India). Pertarungan sengit berlangsung hingga tiga gim dengan skor 21-23, 21-19, 17-21 dalam durasi 78 menit.

Kekalahan ini menjadi sorotan karena sejak Thailand Open 2023, Shi Yu Qi tidak pernah tersisih di babak pertama. Rekor 37 turnamen tanpa kalah di babak awal pun terhenti di All England 2026.

lihat fotoUKIR SEJARAH - Pebulu tangkis Kanada, Victor Lai, mencatat sejarah dengan lolos ke semifinal dan meraih medali Kejuaraan Dunia BWF 2025 di Paris, Jumat (29/8/2025).
UKIR SEJARAH - Pebulu tangkis Kanada, Victor Lai, mencatat sejarah dengan lolos ke semifinal dan meraih medali Kejuaraan Dunia BWF 2025 di Paris, Jumat (29/8/2025).

Sementara itu, wakil Prancis Alex Lanier harus berhadapan dengan pebulu tangkis Kanada, Victor Lai, yang sebelumnya meraih medali di Kejuaraan Dunia BWF 2025.

Pertandingan berlangsung ketat dan berakhir dengan skor 12-21, 23-21, 21-23. Duel ini menunjukkan persaingan sengit antara dua pemain muda yang sama-sama berambisi mencetak sejarah.

Kejutan lain datang dari Anders Antonsen, unggulan ketiga asal Denmark, yang tampil di bawah performa saat melawan Koki Watanabe (Jepang). Antonsen kalah telak dengan skor 8-21 dan 12-21 tanpa mampu memberikan perlawanan berarti.

Ganda Campuran Penuh Kejutan

Pasangan Denmark Mathias Christiansen/Alexandra Boje, yang sebelumnya tampil konsisten di BWF World Tour, harus tersingkir lebih awal.

Baca juga: Hasil Badminton All England 2026: Putri KW Jaga Asa Jumpa Ratu Terakhir, Ganda Putra Jaminan 8 Besar

Status unggulan tidak banyak membantu ketika mereka kalah dari pasangan Taiwan, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang, dengan skor 16-21, 18-21.

Nasib serupa dialami pasangan Malaysia Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, yang dilatih oleh Nova Widianto.

Satu-satunya harapan Negeri Jiran di sektor ganda campuran itu kandas setelah dikalahkan pasangan nonunggulan asal Denmark, Rasmus Espersen/Amalie Kudsk. Pertandingan berakhir dramatis dengan skor 21-18, 12-21, 23-25.

Rangkaian hasil mengejutkan dari para unggulan dunia membuat All England 2026 semakin sulit diprediksi.

Turnamen super 1000 ini kembali membuktikan bahwa persaingan di panggung bulu tangkis internasional tidak pernah mudah, bahkan bagi pemain-pemain elite sekalipun.

(Tribunnews.com/Niken)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved