Kamis, 30 April 2026

BWF World Tour

Mundur dari All England 2026 Gegara Perang Iran vs AS-Israel, PV Sindhu Terbebas dari Denda BWF

PV Sindhu terbebas dari denda seusai mundur dari All England 2026 gegara terdampak perang antara Iran vs AS-Israel.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • PV Sindhu terbebas dari denda seusai mundur dari All England 2026 gegara terdampak perang antara Iran vs AS-Israel
  • Selain itu, PV Sindhu juga mundur dari Swiss Open 2026 yang bakal berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, pada 10-15 Maret
  • Juara Dunia 2019 itu mengatakan jika tidak ada tiket yang tersedia untuk bisa langsung menuju Swiss tanpa transit di Dubai

TRIBUNNEWS.COM - Tunggal putri nomor satu India, Pusarla Venkata Sindhu atau PV Sindhu, memberi kabar terbaru seusai mundur dari All England 2026 gegara terdampak perang antara Iran vs AS-Israel.

Ya, sejatinya PV Sindhu dijadwalkan bertanding di All England 2026 yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris, pada 3-8 Maret pekan ini.

Namun saat transit di Bandara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab, PV Sindhu terjebak karena adanya perang Iran vs AS-Israel yang memanas.

PV Sindhu kemudian tidak bisa melanjutkan penerbangan dari Dubai menuju Birmingham, Inggris. Juara Dunia 2019 itu pun memutuskan mundur dari All England 2026.

Setelah beberapa hari terjebak di Dubai, kini PV Sindhu telah kembali ke India dengan selamat.

Dikutip dari thesportstak, PV Sindhu mengatakan jika ia terbebas dari denda sebesar 5.000 dolar AS atau sekitar Rp84,6 juta per kurs saat ini, Jumat (6/3/2026).

Baca juga: Takhayul Kunlavut Vitidsarn soal Kaos Kaki Hitam, Modal untuk Juara All England?

Pebulu tangkis India, Pusarla V Sindhu saat melawan Wen Chi Hsu dari Taiwan pada Indonesia Open di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (5/6/2024). Pusarla kalah tiga set dengan skor 21-15, 15-21, dan 21-14. TRIBUNNEWS/HERUDIN
PV SINDHU - Pebulu tangkis India, Pusarla V Sindhu saat melawan Wen Chi Hsu dari Taiwan pada Indonesia Open di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (5/6/2024). PV Sindhu terbebas dari denda seusai mundur dari All England 2026 gegara terdampak perang antara Iran vs AS-Israel. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Karena jika menurut regulasi BWF, pemain dengan status Top Committed Players tetap harus hadir meski mundur dari sebuah turnamen.

Top Committed Players adalah pemain yang menghuni 15 besar ranking dunia untuk nomor tunggal, lalu 10 besar nomor ganda.

Untuk kasus PV Sindhu, ia saat ini menempati ranking 12 dunia. Jadi harusnya membayar denda.

Namun bersamaan dengan alasan yang berkaitan dengan keselamatan nyawa, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) kemudian membebaskan PV Sindhu dari denda.

Baca juga: Alwi Farhan Curi Perhatian Media Malaysia seusai Lolos Perempat Final All England 2026

Mundur dari Swiss Open 2026

Masih dikutip dari sumber yang sama, PV Sindhu mengaku jika ia juga mundur dari Swiss Open 2026 yang bakal berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, pada 10-15 Maret.

PV Sindhu mengatakan jika tidak ada tiket yang tersedia untuk bisa langsung menuju Swiss tanpa transit di Dubai.

"Swiss Open jelas merupakan target, tapi saat ini semua penerbangan sudah penuh. Saya mencoba memesan salah satunya setiap hari, tetapi tidak ada tiket yang tersedia."

"Semuanya melalui Dubai, dan itu sangat menantang. Kita semua tahu bahwa mengambil rute penerbangan Dubai sangat berisiko," kata PV Sindhu.

Adapun untuk PV Sindhu sendiri, ia sejauh ini telah melakoni tiga turnamen di awal 2026.

Hasilnya terbilang belum cukup konsisten. PV Sindhu terhenti di semifinal Malaysia Open 2026, 32 besar India Open 2026, dan perempat final Indonesia Masters 2026.

(Tribunnews.com/Isnaini)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved