BWF World Tour
3 Rekor Bersejarah di Orleans Masters 2026: Misi Besar Delegasi Merah Putih Pecah Telur
3 sektor bulu tangkis Indonesia masih tanpa gelar, misi Anthony Ginting dan kolega ukir rekor bersejarah di Orleans Masters 2026.
Ringkasan Berita:
- Indonesia mengincar gelar perdana di tiga sektor yang belum pernah dijuarai sejak pertama kali Orleans Masters diadakan
- Skenario derbi antara Anthony Ginting dan Zaki Ubaidillah di perempat final menjadi peluang besar
- Motivasi tinggi untuk menebus hasil minor di Swiss Open menjadi pelecut bagi sektor ganda putra
TRIBUNNEWS.COM - Perjuangan skuad bulu tangkis Indonesia beralih menuju Prancis dalam turnamen bertajuk Orleans Masters 2026 mulai besok hari Selasa (17/3/2026) hingga Minggu (22/3/2026).
Meski Indonesia tak diperkuat oleh pemain seperti Jonatan Christie atau Fajar Alfian/Shohibul Fikri, turnamen level Super 300 ini justru menjadi panggung untuk mengukir sejarah baru.
Absennya sejumlah pemain elite dunia yang memilih menjaga kondisi fisik di tengah padatnya jadwal tur Eropa menciptakan celah yang menguntungkan bagi delegasi Merah Putih.
Keuntungan itu wajib dimanfaatkan untuk memecahkan tiga rekor yang belum pernah terjamah sejak turnamen ini pertama kali bergulir pada tahun 2012 silam.
Hingga saat ini, Indonesia baru berhasil pecah telur di dua sektor, yakni tunggal putri melalui Putri Kusuma Wardani pada tahun 2022. Ganda putri lewat duet Meilysa Trias/Rachel Allessya pada 2024.
Kini, saatnya tiga sektor lainnya mulai tunggal putra, ganda putra, dan ganda campuran untuk menuliskan tinta emas mereka di podium tertinggi Orleans.
Dominasi Sektor Tunggal dan Amukan Ganda Putra
Di sektor tunggal putra, tumpuan utama berada di pundak Anthony Ginting dan sang junior bertalenta, Moh. Zaki Ubaidillah.
Menariknya, keduanya berada di bagan atas yang memungkinkan terjadinya derbi panas di babak perempat final.
Jika skenario ini terwujud, satu tiket semifinal sudah pasti dalam genggaman dan peluang tunggal putra untuk menuju tangga juara terbuka lebar.
Baca juga: Orleans Masters 2026 Momentum Ginting Jaga Konsistensi setelah Raih Semifinal di Swiss
Beralih ke sektor ganda putra, aroma balas dendam tercium sangat pekat.
Kegagalan di Swiss Open pekan lalu menjadi pelecut semangat bagi Leo Carnando/Bagas Maulana, Rian Ardianto/Rahmat Hidayat, serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Bagi Raymond/Joaquin, Orleans Masters motivasi untuk menebus hasil minor di Basel diprediksi jadi panggung meraih trofi perdana di Orleans.
Progres Menjanjikan Ganda Campuran
Sektor ganda campuran juga memiliki peluang yang tak kalah besar dengan mengirimkan empat wakil terbaiknya.
Nama Amri Syahnawi/Nita Violina menjadi pusat perhatian menyusul progres apik mereka selama tur Eropa.
Keberhasilan menembus perempat final All England dan semifinal Swiss Open 2026 adalah bukti bahwa pasangan ini tengah berada dalam tren positif.
Momentum positif Amri/Nita diharapkan menular kepada rekan senegara lainnya seperti Dejan Ferdinansyah/Bernadine Wardana, Adnan Maulana/Indah Cahya Jamil, dan Bobby Setiabudi/Melati Daeva.
Konsistensi menjadi kunci utama jika salah satu dari empat wakil ini demi menyabet gelar juara ganda campuran Indonesia pertama di ajang ini.
(Tribunnews.com/Niken)