Selasa, 21 April 2026

GFC Series 2: Aziz Hadapi KKajhe dalam Duel Pro Boxing Kelas Super Featherweight 5 Ronde

Partai Main Event yang mempertemukan Aziz melawan KKajhe dalam duel Pro Boxing kelas Super Featherweight selama lima ronde.

Tribunnews.com/Abdul Majid
EVENT FIGHT - Konferensi pers Garuda Fight Championship (GFC) Series 2 yang akan digelar pada 27 Juni 2026. iNews Tower, Jakarta, Kamis (2/4/2026). Tribunnews/Abdul Majid 

GFC Series 2: Aziz Hadapi KKajhe dalam Duel Pro Boxing kelas Super Featherweight 5 Ronde

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Garuda Fight Championship (GFC) kembali menghadirkan ajang pertarungan bergengsi melalui GFC Series 2 yang akan digelar pada 27 Juni 2026 di Bali United Studio, Jakarta.

Ajang ini dipromotori oleh One Hundred Percent Production (OHP), yang telah berpengalaman lebih dari 17 tahun di industri hiburan.

Dalam konferensi pers yang digelar di iNews Tower, Jakarta, Kamis (2/4/2026) GFC mengumumkan deretan petarung yang akan tampil dalam fight card edisi kedua tersebut.

Sorotan utama tertuju pada partai Main Event yang mempertemukan Aziz melawan KKajhe dalam duel Pro Boxing kelas Super Featherweight selama lima ronde.

Laga ini diprediksi menjadi pertarungan paling dinanti.

Sementara itu, Co-Main Event akan mempertemukan Kkungke menghadapi Adhi di kelas Super Lightweight.

Secara keseluruhan, GFC Series 2 akan menyajikan total 14 pertarungan yang terdiri dari atlet profesional hingga influencer fight, memadukan unsur olahraga dan hiburan dalam satu panggung.

Promotor sekaligus CEO GFC, Helmi Darajat Arifin, menegaskan bahwa GFC tidak hanya menghadirkan pertandingan, tetapi juga ingin membangun ekosistem combat sports di Indonesia.

“Kenapa kita masih lanjut? Ya, karena combat sport ini harus tetap ada wadahnya. Dan kami, GFC, hadir di sini bukan untuk menjadi pesaing, tapi untuk mewarnai dan mewadahi para atlet yang akan berkompetisi,” ujar Helmi.

Ia menambahkan, konsep GFC Series 2 dibuat berbeda dari edisi sebelumnya dengan menghadirkan kombinasi antara petarung profesional dan influencer.

“Makanya, kita hadirkan GFC 2 yang agak berbeda dari GFC pertama. Mungkin kalau di GFC pertama lebih banyak amatir, di GFC kedua sekitar 50 persen akan diisi influencer boxing, dan juga fighter profesional yang akan hadir di GFC 2,” lanjutnya.

Mengusung tema “Clan KK vs Everyone”, GFC Series 2 menghadirkan pertarungan yang tidak hanya soal fisik, tetapi juga identitas dan karakter di dalam ring.

Clan KK dikenal sebagai kelompok petarung agresif dan eksplosif, sementara kubu “Everyone” hadir dengan pendekatan lebih strategis dan terukur.

“Tema yang kita angkat kali ini adalah ‘Clan KK vs Everyone’. Di mana Clan KK ini dulunya punya kisah, mereka berjuang bersama, namun belum pernah tampil di satu panggung yang sama. Baru kali ini GFC mencoba mewujudkannya di GFC 2,” kata Helmi.

“Memang GFC 2 ini benar-benar fenomenal, karena bukan hanya sebagai event combat sport yang baru dan inovatif, tapi juga menghadirkan Clan KK secara lengkap untuk bertanding di satu ring yang sama. Spektakuler,” terangnya.

Sementara itu, Promotor dan Co-CEO GFC, Laurend Hutagalung, menjelaskan bahwa GFC memiliki visi untuk mewadahi atlet yang belum mendapatkan panggung di ajang lain, sekaligus mendorong pertumbuhan industri combat sports di Indonesia.

“Visi GFC tidak lain adalah mewadahi atlet-atlet yang mungkin belum mendapat tempat di event lain. Kita hadir di tengah industri yang sedang berkembang dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Laurend.

Laurend juga menambahkan bahwa peningkatan jumlah event berdampak langsung pada jam bertanding dan ekonomi para petarung.

“Sekarang kita lihat fighter-fighter karena banyak wadah, jam bertanding mereka meningkat. Satu fighter bisa bertanding dua kali dalam sebulan, bahkan tiga kali. Artinya, pendapatan mereka juga terus berputar, ekonomi mereka bergerak,” jelasnya.

Ke depan, GFC menargetkan menggelar dua event besar setiap tahun, serta rangkaian “Road to GFC” untuk menjaring petarung muda berbakat.

Dengan konsep yang menggabungkan olahraga, hiburan, dan rivalitas kuat, GFC Series 2 diprediksi akan menjadi salah satu ajang combat sports paling menarik di Indonesia tahun ini.

 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved