Sabtu, 25 April 2026

Thomas dan Uber Cup

Berharap Tuah TC di Denmark, Malaysia Tancap Gas di Thomas Cup 2026

Tim bulu tangkis Malaysia siap menjalani pertandingan di Thomas Cup dengan bermodal persiapan pemusatan latihan di Denmark beberapa waktu lalu

TRIBUNNEWS/HERUDIN
AKSI CHIA/SOH - Ganda Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik saat melawan ganda Taiwan, Lu Ching Yao/Yang Po Han pada Indonesia Open di Istora Senayan Jakarta, Kamis (6/4/2024). Aaron Chia/Soh Wooi Yik menelan kekalahan dua set langsung dengan skor, 21-16 dan 21-14. Malaysia optimis menjalani fase grup Thomas Cup 2026 melawan Inggris, Jepang, dan Finlandia. TRIBUNNEWS/HERUDIN 
Ringkasan Berita:
  • Tim Malaysia bersiap tampil di ajang Thomas Cup bermodal pemusatan latihan di Denmark selama 10 hari.
  • Kapten tim Thomas Cup, Aaron Chia, optimis dengan langkah timnya berkat persiapan maksimal yang dijalani.
  • Malaysia akan melawan Inggris, Jepang, dan Finlandia di fase grup.

TRIBUNNEWS.COM - Tim Thomas dan Uber Malaysia siap menerjang segala rintangan yang ada di depan mereka saat tampil di Denmark nanti.

Optimisme Malaysia membumbung tinggi setelah menjalani persiapan matang untuk tampil di ajang bulu tangkis beregu itu.

Mereka memiliki modal mengikuti pemusatan latihan atau TC di Herning, Denmark, untuk mempersiapkan diri.

Pemusatan latihan selama 10 hari itu diharapkan bisa membantu adaptasi permainan Lee Zii Jia dan kawan-kawan nantinya.

Rasa optimis dikemukakan kapten tim Thomas Malaysia, Aaron Chia.

Chia menjabarkan beberapa keuntungan yang diperoleh negeri Jiran dengan menggelar TC di sana.

Para pemain tak perlu memikirkan akomodasi lainnya lantaran fasilitas yang tersedia sudah luar biasa.

Hal tersebut membuat para pebulu tangkis tinggal fokus mengeluarkan kemampuan terbaik saat berlatih satu sama lain.

Baca juga: Siasat Ginting di Thomas Cup 2026: Prioritaskan Mentalitas dan Jalani Peran Baru

"Di sini, kami tidak memikirkan banyak hal, seperti makanan dan transportasi, karena semuanya sudah tersedia," kata Aaron Chia dikutip dari The Sun.

"Kami menjadi lebih bisa fokus berlatih dengan semangat tinggi."

"Memiliki chef sendiri dan rekan bertanding membuat halangan yang kemungkinan muncul semakin kecil," lanjutnya.

Perjalanan Malaysia di babak penyisihan Thomas Cup 2026 diprediksi akan jauh lebih mudah. Mereka diuntungkan dengan absennya ganda putra terbaik Jepang dan Inggris.

Lawan yang setara dengan tiga amunisi Malaysia, yakni Aaron Chia/Soh Wooi Yik, Man Wei Chong/Kai Wun Tee, dan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin hampir tidak ada.

Inggris resmi tidak membawa Ben Lane/Sean Vendy yang saat ini menempati ranking 12 dunia.

Ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, di Istora Senayan, Selasa (21/1/2025) 
Ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, di Istora Senayan, Selasa (21/1/2025)  (Tribunnews/Alfarizy)

Kemudian kabar terbaru, Jepang dipastikan tidak akan diperkuat Takuro Hoki/Yugo Kobayashi selaku ganda putra ranking delapan dunia.

ugo Kobayashi mundur dari skuad Jepang di Thomas Cup 2026. Kepastian itu disampaikan Asosiasi Bulu Tangkis Jepang (BAJ), Selasa (21/4/2026).

Sebagai ganti Yugo Kobayashi, BAJ memanggil Hiroki Midorikawa yang sejatinya pemain spesialis ganda campuran.

Hiroki Midorikawa merupakan ganda campuran yang berpasangan dengan Kyohei Yamashita. Prestasi terbaik mereka baru-baru ini adalah runner-up Japan Masters 2025 dan India Open 2026.

Dua kekuatan utama di Grup B yang tak tampil full team membuat peluang Malaysia semakin besar.

Memang di antara Jepang, Malaysia, dan Inggris, ketiganya sama-sama memiliki kekurangan dan kelebihan.

Jepang memiliki kekuatan yag lebih merata di sektor tunggal dan ganda putra.

Namun kekuatan tunggal putra mereak saat ini sedang dalam keadaan tak baik-baik saja.

Kemunculan pemain bertalenta yang mandek membuat Kodai Naraoka tak memiliki teman seperjuangan.

Tim Matahari Terbit barangkali akan mengandalkan sektor ganda putra sebagai pendulang angka.

Meski, seperti sudah disebutkan, pemain andalan mereka, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, tak dibawa di turnamen kali ini.

Sementara itu, Malaysia juga menjadi tim yang punya kekuatan lebih besar di sektor ganda putra.

Pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik hingga Goh Sze Fei/Nur Izzuddin bisa menjadi andalan mereka di setiap langkah.

Sedangkan Inggris, mereka sepertinya sedang dalam kedaan tak baik-baik saja.

Mereka kehabisan stok pemain yang bisa bertanding di tingkat elite yang membuat mereka diprediksi cukup kesulitan di ajang kali ini.

(Tribunnews.com/Guruh)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved