Minggu, 26 April 2026

Thomas dan Uber Cup

Baru Indonesia dan China yang Mampu Kawinkan Gelar Thomas dan Uber Cup

Dalam sejarah Thomas dan Uber Cup, baru Indonesia dan China yang mampu mengawinkan gelar juara.

Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM - Dalam sejarahnya, baru Indonesia dan China yang mampu mengawinkan gelar juara Thomas dan Uber Cup.

Thomas dan Uber Cup merupakan kejuaraan badminton beregu bergengsi di dunia.

Penyelenggaraan Thomas dan Uber Cup awalnya digelar secara terpisah.

Thomas Cup yang mempertandingkan beregu putra pertama kali dihelat pada 1949.

Sedangkan Uber Cup yang memainkan beregu putri baru bergulir pada 1957.

Barulah pada 1984, penyelenggaraan Thomas dan Uber Cup digelar secara bersamaan hingga saat ini.

Baca juga: Klasemen Fase Grup Thomas dan Uber Cup 2026: China Jaga Marwah Juara Bertahan, Kanada Bikin Kejutan

Tim Tiongkok melakukan selebrasi setelah menang melawan Indonesia pada pertandingan final putra akhir turnamen bulu tangkis Piala Thomas dan Uber di Chengdu, di provinsi Sichuan barat daya Tiongkok pada 5 Mei 2024. (WANG Zhao / AFP)
SELEBRASI - Tim Tiongkok melakukan selebrasi setelah menang melawan Indonesia pada pertandingan final putra akhir turnamen bulu tangkis Piala Thomas dan Uber di Chengdu, di provinsi Sichuan barat daya Tiongkok pada 5 Mei 2024. Dalam sejarah Thomas dan Uber Cup, baru Indonesia dan China yang mampu mengawinkan gelar juara. (WANG Zhao / AFP) (AFP/WANG ZHAO) (Arsip)

China tampil dominan. Mereka tercatat delapan kali mengawinkan gelar juara Thomas dan Uber Cup, yakni edisi 1986, 1988, 1990, 2004, 2006, 2008, 2012, dan 2024.

Di edisi sebelumnya, China mengawinkan gelar juara Thomas dan Uber Cup 2024 setelah kompak menundukkan Indonesia.

Di final Thomas Cup 2025, China menang atas Indonesia dengan skor 3-1.

Sedangkan di final Uber Cup 2025, China menundukkan Indonesia dengan skor 3-0.

Sementara itu, Indonesia tercatat dua kali mengawinkan gelar juara Thomas dan Uber Cup tepatnya pada edisi 1994 dan 1996. 

Indonesia berpeluang mengulang memori indah Thomas dan Uber Cup edisi 1994 dan 1996. 

Karena saat ini, tim badminton Indonesia tengah berjuang di Thomas dan Uber Cup 2026 yang diselenggarakan di Forum Horsens, Horsens, Denmark, pada 24 April sampai 3 Mei.

Indonesia di Thomas Cup 2026 tergabung ke dalam Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair.

Lalu perjuangan Indonesia di Uber Cup 2026 dimulai dari Grup C bersama Taiwan, Kanada, dan Australia.

Thomas dan Uber Cup 1994

Saat itu, Thomas dan Uber Cup 1994 digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Indonesia.

Tim beregu putra Indonesia di Thomas Cup 1994 diperkuat Joko Supriyanto, Hariyanto Arbi, Ardy B. Wiranata, Hermawan Susanto, Ricky Subagdja, Rexy Mainaky, Bambang Suprianto, Gunawan, dan Deny Kantono.

Di babak penyisihan Thomas Cup 1994, Ricky Subagdja dkk sukses menyapu bersih kemenangan dengan mengalahkan Finlandia, China, dan Swedia dengan skor yang sama yakni 5-0.

Lalu di babak semifinal, tim beregu putra Indonesia mengalahkan Korea Selatan dengan skor 4-1.

Keperkasaan tuan rumah berlanjut ke final Thomas Cup 1994 dengan mengalahkan Malaysia dengan skor 3-0.

Sedangkan untuk tim beregu putri Indonesia di Uber Cup 1994, menurunkan Susi Susanti, Meiluawati, Mia Audina, Yuliani Sentosa, Eliza Nathanael, Zelin Resiana, dan Finarsih, Lili Tampi.

Susi Susanti cs menyegel status juara grup setelah menang atas Thailand (5-0), Denmark (3-2), dan Swedia (5-0). 

Di babak semifinal, Indonesia mengalahkan Korea Selatan dengan skor 4-1.

Hingga akhirnya, tuan rumah berhasil meraih trofi Uber Cup 1994 setelah menundukkan China dengan skor 3-2.

Thomas dan Uber Cup 1996

Lanjut ke Thomas dan Uber Cup 1996, saat itu diselenggarakan di Hong Kong.

Tim beregu putra Indonesia diperkuat Joko Supriyanto, Ricky Subagja, Rexy Mainaky, Hariyanto Arbi, Gunawan, Bambang Supriyanto, dan Alan Budikusuma.

Tampil impresif, tim beregu putra Indonesia menyegel juara grup setelah mengalahkan China dengan skor 3-2, serta menundukkan Swedia dan Inggris dengan skor identik 5-0.

Di babak semifinal, Joko Supriyanto dkk berhasil menundukkan Korea Selatan dengan skor 3-2.

Tim beregu putra Indonesia back to back juara Thomas Cup setelah menang atas Denmark dengan skor 5-0.

Sementara itu, tim beregu putri Indonesia di Uber Cup 1996 menurunkan Susi Susanti, Mia Audina, Yuliani Sentosa, Meluawati, Lydia Djaelawijaya, Elyza Nathanael, Zelin Resiana, Lili Tampi, dan Finarsih.

Tim beregu putri Indonesia finis sebagai runner-up grup setelah meraih kemenangan atas Jepang dan Rusia dengan skor 5-0, namun kalah 0-5 dari China.

Kemudian di babak semifinal, Tim beregu putri Indonesia menang atas Korea Selatan dengan skor 4-1.

Trofi Uber Cup 1996 kembali dibawa pulang ke Tanah Air setelah Susi Susanti dkk mengalahkan China dengan skor 4-1.

(Tribunnews.com/Isnaini)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved