Thomas dan Uber Cup
Kata Raymond/Joaquin usai Debut Manis di Thomas Cup 2026: Mimpi Jadi Nyata
Raymond/Joaquin debut manis di Thomas Cup 2026 setelah menyumbang poin sekaligus memastikan kemenangan Indonesia 5-0 atas Aljazair, Jumat (24/4/2026).
Ringkasan Berita:
- Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menorehkan debut manis di ajang Thomas Cup 2026
- Mereka menyumbang poin sekaligus memastikan kemenangan 5-0 atas Aljazair di laga perdana fase grup D Thomas Cup 2026, Jumat (24/4/2026)
- Raymond/Joaquin mengaku senang bisa menjalani debut di Thomas Cup 2026 dan merasa mimpinya jadi nyata
TRIBUNNEWS.COM - Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, berhasil menorehkan debut manis di ajang Thomas Cup 2026.
Di laga perdana fase grup D Thomas Cup 2026, Raymond/Joaquin masuk susunan pemain Indonesia ketika berhadapan dengan Aljazair, Jumat (24/4/2026).
Bertempat di Forum Horsens, Denmark, Raymond/Joaquin turun di partai kelima berhadapan dengan Adel Hamek/Abdelaziz Ouchefoun.
Raymond/Joaquin membayar lunas kepercayaan yang diberikan kepada mereka. Juara Australia Open 2025 itu sukses mengalahkan Adel/Abdelaziz dengan skor 21-4, 21-7.
Kemenangan Raymond/Joaquin atas Adel/Abdelaziz memastikan Indonesia menutup perlawanan Aljazair dengan kemenangan telak 5-0.
Sebelum Raymond/Joaquin, empat poin kemenangan Indonesia diraih oleh Jonatan Christie, Alwi Farhan, Anthony Sinisuka Ginting, dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Baca juga: Hasil Klasemen Thomas Cup 2026: Jojo Cs Lumat Aljazair, Indonesia Puncaki Grup D
Kata Raymond/Joaquin: Mimpi Jadi Nyata
Seperti yang sudah disinggung di awal berita, tahun ini menjadi debut Raymond/Joaquin di ajang Thomas Cup.
Untuk pertama kalinya, Raymond/Joaquin membela Indonesia di kejuaraan beregu putra bergengsi di dunia itu.
Bersamaan dengan performa apiknya sepanjang 2025 hingga awal 2026, Raymond/Joaquin kemudian dipercaya pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, untuk main di Thomas Cup 2026.
Raymond/Joaquin yang kini menempati ranking 13 dunia itu sukses menggeser peran Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, Bagas Maulana, hingga Muhammad Rian Ardianto.
Dikutip dari laman resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Joaquin mengaku senang bisa menjalani debut di Thomas Cup 2026. Ia merasa mimpinya jadi nyata.
Ditambah lagi, Raymond/Joaquin bisa menyumbang poin kemenangan untuk Indonesia.
Baca juga: Berharap Tuah TC di Denmark, Malaysia Tancap Gas di Thomas Cup 2026
"Perasaannya senang bisa debut di Piala Thomas, akhirnya bisa jadi kenyataan kan mimpinya. Tadi bermain lancar, hanya memang sedikit harus lebih penyesuaian lagi dengan kondisi bolanya yang kencang. Secara keseluruhan hari ini cukup baik," kata Joaquin.
Joaquin menyatakan kesiapannya jika nantinya ia kembali dipercaya di laga berikutnya.
"Untuk selanjutnya, kalau dipercaya diturunkan lagi yang pasti kami akan memberikan yang terbaik atau kalaupun tidak diturunkan kami juga siap. Kondisi kami harus selalu siap," tegas Joaquin.
Sementara itu, Raymond mengatakan jika ia mengambil pelajaran berharga dari debutnya di Thomas Cup 2026.
Masih dikutip dari sumber yang sama, Raymond mengaku belum banyak mengeksplorasi permainan karena kualitas pemain Aljazair di atas kertas sangat berada jauh di bawah mereka.
"Kalau menemukan ritme banget sih belum ya hari ini karena secara level lawannya masih di bawah, 1-2 pukulan mati. Jadi tadi coba ambil feeling-feeling-nya saja sedikit-sedikit.
"Pelajaran berharga bagi kami saat tampil di BATC (Kejuaraan Beregu Asia) kemarin. Dan kami ingin lebih baik di sini daripada saat di sana waktu itu," tambah Raymond.
Thailand Menanti
Kemenangan 5-0 atas Aljazair membuat Indonesia saat ini memuncaki klasemen Grup D dengan 1 poin.
Kemudian di urutan kedua, ada Thailand yang berhasil mengalahkan Prancis dengan skor 4-1.
Lalu di urutan tiga ada Prancis, kemudian disusul Aljazair sebagai juru kunci.
Setelahnya, Fajar Alfian dkk akan berhadapan dengan Thailand yang notabene memiliki kualitas yang jauh lebih baik ketimbang Aljazair.
Kemenangan 4-1 yang diraih Thailand atas Prancis menjadi bukti bahwa mereka bisa saja menyulitkan Indonesia di fase grup.
Indonesia harus mewaspadai skuad Thailand yang menurunkan pemain terbaik mereka, sebut saja Kunlavut Vitidsarn hingga Dechapol Puavaranukroh/Ruttanapak Oupthong.
Untuk jadwalnya, duel antara Indonesia vs Thailand akan berlangsung Minggu (26/4/2026) pukul 13.30 WIB.
(Tribunnews.com/Isnaini)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.