Rabu, 29 April 2026

Standar Keselamatan dan Kompetisi Jadi Prioritas di Turnamen Muaythai Blessed Fight Series 3

Yeremia Paparang keluar sebagai pemenang di kelas 54 kg, sementara Jonathan Kumendong meraih gelar di kelas 66 kg.

Tayang:
Tribunnews.com/HO/IST
JUARA - Fighter Muaythai Jonathan Kumendong usai memastikan gelar juara kelas 66 kg pada ajang Blessed Fight Series 3 di Manado, Sabtu (25/4) malam. 

Standar Keselamatan dan Kompetisi Jadi Prioritas di Turnamen Muaythai Blessed Fight Series 3
 

Ringkasan Berita:
  • Blessed Fight Series 3 di Manado mendapat respons tinggi dan diikuti atlet berpengalaman, termasuk eks PON.
  • Penyelenggara menekankan standar keselamatan dan pengelolaan event yang lebih terstruktur.
  • Juara kelas 54 kg dan 66 kg menargetkan tampil di PON Bela Diri 2026.

TRIBUNNEWS.COM - Ajang Muaythai “Blessed Fight Series 3” kembali digelar di Manado dan mendapat respons tinggi dari komunitas olahraga tarung di Sulawesi Utara.

Event yang diinisiasi promotor Ryo Ngabalin ini dinilai menjadi ruang kompetisi yang menjaga kontinuitas pertandingan sekaligus mendorong peningkatan kualitas atlet.

Pertandingan berlangsung pada Sabtu (25/4) malam di Youth Center Megamas Manado, Sulawesi Utara, menghadirkan sejumlah petarung, termasuk atlet yang pernah tampil di PON Sumatra Utara–Aceh 2024.

Baca juga: Menpora Cerita Soal Sosok LaNyalla Mattalitti Saat Buka Rakernas Muaythai Indonesia 2026

Ryo menilai antusiasme peserta dan penonton menjadi indikator berkembangnya minat terhadap Muaythai di daerah tersebut.

"Saya mengapresiasi perhatian para atlet dan komunitas Muaythai di Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado, terhadap Blessed Fight Series 3 ini. Saya benar-benar bangga, karena selain performa para atlet yang impresif, antusiasme penonton juga berlangsung luar biasa,” ujar Ryo, dikutip, Selasa (28/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan Blessed Fight Series berangkat dari terbatasnya frekuensi kompetisi Muaythai di Sulut.

Meski telah ada event di tingkat kabupaten/kota, menurutnya masih diperlukan peningkatan dalam aspek manajemen dan standar pelaksanaan.

Standar Keselamatan Prioritas Utama

Ryo menekankan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama.

Seluruh petarung telah terdaftar dalam perlindungan BPJS, serta didukung kesiapan ambulans dan tenaga medis di lokasi. 

Standar perlengkapan pertandingan juga diperhatikan, mulai dari sarung tangan, pelindung kepala, hingga pelindung siku dan tulang kering.

Dukungan dari Asosiasi Muaythai Tradisional Indonesia (Asmutri) serta Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado turut berkontribusi terhadap kelancaran penyelenggaraan edisi ketiga ini.

Dari sisi hasil pertandingan, Yeremia Paparang keluar sebagai pemenang di kelas 54 kg, sementara Jonathan Kumendong meraih gelar di kelas 66 kg.

Keduanya menekankan pentingnya disiplin latihan, kesiapan mental, serta dukungan tim dalam mencapai hasil tersebut.

Yeremia menyebut kemenangan ini sebagai awal untuk terus berkembang, sementara Jonathan menyoroti proses panjang yang melibatkan latihan intensif, pengelolaan kondisi fisik, hingga menghadapi tekanan menjelang pertandingan.

Keduanya menargetkan tampil pada PON Bela Diri 2026 di Manado. Yeremia berharap dapat berkompetisi di nomor fight setelah sebelumnya hanya tampil di kategori seni, sedangkan Jonathan yang telah lolos seleksi berkomitmen untuk meningkatkan performa melalui evaluasi dan latihan berkelanjutan.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved