Minggu, 3 Mei 2026

Thomas dan Uber Cup

Line-up Final Uber Cup 2026 China vs Korea: Negeri Ginseng Gunakan Strategi Duet Gado-gado

Korea gunakan siasat duet gado-gado di final Uber Cup 2026, China turunkan skuad pakem untuk redam An Se-young dan kolega.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Korea Selatan secara mengejutkan merombak sektor ganda dengan menurunkan pasangan gado-gado
  • Strategi eksperimen Korea bertujuan mengamankan dua poin awal untuk mengangkat mentalitas Kim Ga-eun
  • Berbeda dengan Korea, China tampil percaya diri dengan mempertahankan susunan pemain utama

TRIBUNNEWS.COM - Line-up final Uber Cup 2026 antara China vs Korea Selatan cukup mencolok terkait susunan main yang akan diturunkan kedua tim, Minggu (3/5/2026).

Final yang dihelat di Forum Horsens, Denmark pukul 15.00 WIB nanti, China cukup optimis dengan skuad paten mereka di saat Korea bereksperimen di sektor ganda.

Korea menerapkan strategi berjudi dengan merombak total sektor ganda mereka demi memutus dominasi sang juara bertahan, China.

Beda dengan China yang tampaknya cukup percaya diri dengan skuad paten mereka saat menghadapi penggawa Negeri Ginseng.

Eksperimen Korea Selatan Bongkar Pasang Ganda

Menilik susunan pemain yang dirilis, jajaran pelatih Korea tampak sadar bahwa menghadapi China dengan cara konvensional tidak akan cukup.

Secara statistik, kekuatan Korea memang bertumpu pada pundak An Se-young di tunggal pertama serta solidnya sektor ganda.

lihat fotoTERJATUH - Ekspresi pebulutangkis Korea Selatan, An Se Young saat melawan pebulutangkis China, Wang Zhi Yi di final Indonesia Open 2025, di Istora Senayan Jakarta, Minggu (8/6/2025). An Se Young berhasil meraih gelar juara tunggal putri Indonesia Open 2025 usai menang tiga set dengan skor 21-13, 21-19, dan 21-15. Di foto menggunakan kamera Canon EOS R1 dengan lensa RF24-105mm f/2.8L IS USM Z dan lensa RF100-500mm f/4.5-7.1L IS USM.
TRIBUNNEWS/HERUDIN
TERJATUH - Ekspresi pebulutangkis Korea Selatan, An Se Young saat melawan pebulutangkis China, Wang Zhi Yi di final Indonesia Open 2025, di Istora Senayan Jakarta, Minggu (8/6/2025). An Se Young berhasil meraih gelar juara tunggal putri Indonesia Open 2025 usai menang tiga set dengan skor 21-13, 21-19, dan 21-15. Di foto menggunakan kamera Canon EOS R1 dengan lensa RF24-105mm f/2.8L IS USM Z dan lensa RF100-500mm f/4.5-7.1L IS USM. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Namun, ada ketimpangan peringkat jika membandingkan tunggal kedua dan ketiga mereka dengan pemain-pemain lapis China.

Oleh karena itu, poin dari sektor ganda menjadi harga mati bagi Negeri Ginseng.

Langkah mengejutkan diambil dengan memasangkan Jeong Na-eun dan Lee So-hee di partai kedua.

Ini adalah strategi gado-gado yang menarik. Jeong Na-eun, yang belakangan ini beraloh ke ganda putri dari campuran akan bersanding dengan Lee So-hee.

Keputusan ini diambil untuk meredam keganasan ganda nomor satu dunia asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning.

Performa stabil Jeong dan Lee sejak fase grup hingga semifinal diprediksi jadi alasan utama di balik duet dadakan ini.

Baca juga: Jadwal Final Uber Cup 2026: China vs Korea Selatan, Duel Ulangan Empat Tahun Silam

Tujuan utama dari strategi ini adalah mengamankan dua poin awal secara beruntun lewat An Se-young dan duet Jeong/Lee.

Jika rencana ini mulus, beban mental Kim Ga-eun di tunggal kedua diharapkan bisa sedikit terangkat.

Pasalnya, Kim mengemban tugas berat menghadapi peraih medali emas Olimpiade Tokyo, Chen Yu Fei.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved