Thomas dan Uber Cup
Line-up Final Uber Cup 2026 China vs Korea: Negeri Ginseng Gunakan Strategi Duet Gado-gado
Korea gunakan siasat duet gado-gado di final Uber Cup 2026, China turunkan skuad pakem untuk redam An Se-young dan kolega.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Line-up final Uber Cup 2026 antara China vs Korea Selatan cukup mencolok terkait susunan main yang akan diturunkan kedua tim, Minggu (3/5/2026).
Final yang dihelat di Forum Horsens, Denmark pukul 15.00 WIB nanti, China cukup optimis dengan skuad paten mereka di saat Korea bereksperimen di sektor ganda.
Korea menerapkan strategi berjudi dengan merombak total sektor ganda mereka demi memutus dominasi sang juara bertahan, China.
Beda dengan China yang tampaknya cukup percaya diri dengan skuad paten mereka saat menghadapi penggawa Negeri Ginseng.
Eksperimen Korea Selatan Bongkar Pasang Ganda
Menilik susunan pemain yang dirilis, jajaran pelatih Korea tampak sadar bahwa menghadapi China dengan cara konvensional tidak akan cukup.
Secara statistik, kekuatan Korea memang bertumpu pada pundak An Se-young di tunggal pertama serta solidnya sektor ganda.
Namun, ada ketimpangan peringkat jika membandingkan tunggal kedua dan ketiga mereka dengan pemain-pemain lapis China.
Oleh karena itu, poin dari sektor ganda menjadi harga mati bagi Negeri Ginseng.
Langkah mengejutkan diambil dengan memasangkan Jeong Na-eun dan Lee So-hee di partai kedua.
Ini adalah strategi gado-gado yang menarik. Jeong Na-eun, yang belakangan ini beraloh ke ganda putri dari campuran akan bersanding dengan Lee So-hee.
Keputusan ini diambil untuk meredam keganasan ganda nomor satu dunia asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning.
Performa stabil Jeong dan Lee sejak fase grup hingga semifinal diprediksi jadi alasan utama di balik duet dadakan ini.
Baca juga: Jadwal Final Uber Cup 2026: China vs Korea Selatan, Duel Ulangan Empat Tahun Silam
Tujuan utama dari strategi ini adalah mengamankan dua poin awal secara beruntun lewat An Se-young dan duet Jeong/Lee.
Jika rencana ini mulus, beban mental Kim Ga-eun di tunggal kedua diharapkan bisa sedikit terangkat.
Pasalnya, Kim mengemban tugas berat menghadapi peraih medali emas Olimpiade Tokyo, Chen Yu Fei.