MotoGP
Starting Grid MotoGP Prancis 2026: Bagnaia dan Marquez Baris Pertama, Bezzecchi Ngekor
Pecco Bagnaia dan Marc Marquez tatap balapan MotoGP Prancis 2026 dari barisan depan di saat Marco Bezzecchi ngekor di belakang mereka.
Ringkasan Berita:
- Starting grid MotoGP Prancis 2026 ada Pecco Bagnaia dan Marc Marquez di barisan depan
- Aprilia lewat Marco Bezzecchi mengincar dua jagoan Ducati dari posisi ketiga
- Duel Ducati vs Aprilia dinanti menuju sprint dan main race di Sirkuit Le Mans
TRIBUNNEWS.COM - Starting grid MotoGP Prancis 2026 menunjukkan bahwa Ducati akhirnya menunjukkan taji aslinya jika melihat hasil kualifikasi, Sabtu (9/5/2026).
Kualifikasi yang berlangsung di Sirkuit Le Mans, Prancis, memastikan dua jagoan utama mereka, Francesco "Pecco" Bagnaia dan Marc Marquez, mengamankan posisi start satu-dua.
Hasil ini seolah menjadi sinyal bahaya bagi para kompetitor khususnya Aprilia. Apalagi, Ducati sempat diragukan kedigdayaannya pada beberapa seri pembuka, kini resmi kembali ke jalur juara.
Momentum kebangkitan pabrikan Borgo Panigale ini sebenarnya sudah terendus sejak kemenangan emosional Alex Marquez di GP Spanyol dua pekan lalu.
Kini giliran dua jagoan pabrikan Ducati untuk menunjukkan tuahnya di MotoGP Prancis 2026 jelang sprint race malam ini pukul 20.00 WIB, dan main race besok Minggu (10/5/2026).
Tuah Tes Jerez dan Kebangkitan Ducati
Keberhasilan Bagnaia merebut pole position dan performa impresif Marquez yang merangkak dari sesi kualifikasi pertama (Q1) bukanlah sebuah kebetulan.
Sesi tes resmi di Jerez tampaknya menjadi titik balik krusial bagi kru mekanik Ducati untuk menemukan solusi guna meredam dominasi Aprilia.
Marquez, yang tampil luar biasa di hadapan publik Le Mans, membuktikan bahwa adaptasinya dengan Desmosedici kini telah naik level.
Keberhasilannya mengunci posisi kedua di samping Bagnaia memberikan keuntungan strategis bagi Ducati.
Baca juga: Kualifikasi MotoGP Prancis 2026 Panggung Marquez Buktikan Strategi Lolos Q2 demi Pole Position
Marco Bezzecchi: Benteng Terakhir Aprilia
Di tengah kepungan motor-motor berkelir merah, muncul sosok Marco Bezzecchi sebagai satu-satunya penantang serius dari kubu Aprilia.
Pembalap berjuluk Bez tersebut akan memulai balapan dari posisi ketiga (P3).
Duel antara Ducati dan Aprilia di Le Mans ini menjadi pembuktian bagi Bezzecchi.
Sejak seri pertama tahun ini, motor RS-GP miliknya memang menunjukkan progres yang signifikan.
Tantangan terbesar bagi Bezzecchi bukan hanya soal kecepatan murni, melainkan rekor buruknya dalam Sprint Race.
Berdasarkan statistik musim 2026, pembalap bernomor start #72 ini memiliki catatan yang cukup mengkhawatirkan.