KORMI Perkenalkan Gerakan Nasional Indonesia Aktif 2026, Apa Itu?
Komite Olahraga Masyarakat Indonesia meluncurkan Gerakan Indonesia Aktif untuk mendorong masyarakat menjalani gaya hidup aktif
KORMI Perkenalkan Indonesia Aktif 2026, Gerakan Nasional untuk Budaya Hidup Sehat Masyarakat
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) memperkenalkan program Indonesia Aktif 2026 sebagai gerakan nasional yang bertujuan mendorong masyarakat menjalani gaya hidup aktif dan sehat secara berkelanjutan di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026),
Program tersebut menjadi payung utama berbagai kegiatan KORMI yang dirancang menyentuh langsung masyarakat hingga level terbawah.
Melalui peluncuran pedoman Gerakan Indonesia Aktif, KORMI juga menyiapkan landasan berupa petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksanaan (juklak) bagi organisasi di daerah.
“Indonesia Aktif itu sebagai payung dari kegiatan program KORMI yang bisa menyentuh langsung ke stakeholder paling bawah, yaitu masyarakat. Tujuannya menggerakkan Indonesia agar aktif,” ujar Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), Adil Hakim.
Ia menjelaskan, peluncuran pedoman Gerakan Indonesia Aktif menjadi landasan teknis berupa petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) bagi komunitas induk olahraga masyarakat (Kominas) hingga KORMI daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Pedoman tersebut diharapkan dapat membuat pelaksanaan program olahraga masyarakat lebih terstruktur dan terorganisir.
Adapun sejumlah program turunan dari Indonesia Aktif yang akan dijalankan antara lain Minggu Bugar, Sport Festival Daerah, Bincang Bugar, podcast, seminar, capacity building, hingga pemberdayaan UMKM yang terintegrasi dengan kegiatan olahraga masyarakat.
“Untuk sementara beberapa kegiatan utama program turunan dari Indonesia Aktif itu ada Minggu Bugar, Sport Festival Daerah, Bincang Bugar, podcast, capacity building, seminar, dan event-event yang berkaitan dengan pengembangan kapasitas serta UMKM,” katanya.
Adil menegaskan, gerakan Indonesia Aktif bukan program jangka pendek, melainkan akan berjalan secara berkelanjutan sebagai strategi nasional KORMI dalam membangun budaya olahraga masyarakat.
Ke depan, KORMI nasional hingga daerah akan memiliki pedoman atau handbook sebagai manual gerakan untuk menjalankan program-program olahraga berbasis masyarakat.
“Ini bakal seterusnya. Indonesia Aktif menjadi gerakan KORMI nasional dan daerah agar ke depan memiliki strategi dan pedoman yang sama dalam menjalankan program olahraga masyarakat,” ujar Adil Hakim.
Selain itu, KORMI juga memberi ruang bagi masing-masing daerah untuk menciptakan program khas sesuai karakter wilayah masing-masing, namun tetap berada dalam kerangka besar Indonesia Aktif agar lebih sistematis.
Dalam waktu dekat, salah satu agenda yang akan digelar adalah kolaborasi bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) serta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui kegiatan Car Free Day.
“Kegiatan di depan mata salah satunya bekerja sama dengan Kemenko PMK dan Kemenpora adalah Car Free Day. Daerah-daerah juga memiliki program masing-masing yang menjadi bagian dari Indonesia Aktif dan KORMI,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BUDAYA-HIDUP-SEHAT-Ketua-Komite-Olahraga-Masyarakat-Indonesia.jpg)