Sabtu, 23 Mei 2026

Ubed Petik Pelajaran Berharga usai Disingkirkan Christo Popov di Malaysia Masters 2026

Moh Zaki Ubaidillah gagal ke semifinal Malaysia Masters 2026 usai kalah dari Christo Popov di laga ketat dua gim

Tayang:
Penulis: Abdul Majid
Editor: Eko Sutriyanto
dok PBSI
KALAH DI PEREMPAT FINAL - Pebulutangkis tunggal putra muda Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah atau yang akrab disapa Ubed, gagal melangkah ke semifinal usai takluk dari unggulan ketiga asal Prancis, Christo Popov, pada babak perempat final dengan  21-23, 19-21 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat (22/5/2026). dok: PBSI 

Ringkasan Berita:
  • Perjalanan Moh Zaki Ubaidillah di Malaysia Masters 2026 terhenti pada perempat final usai kalah dari wakil Prancis, Christo Popov 
  • Meski sempat unggul, Ubed gagal menjaga momentum di poin-poin krusial karena kalah pengalaman dan ketenangan bermain 
  • Pebulu tangkis 18 tahun itu tetap bersyukur karena merasa performanya meningkat dibanding turnamen sebelumnya di Thailand

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perjuangan wakil Indonesia di Malaysia Masters 2026 resmi berakhir setelah tunggal putra muda Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah atau yang akrab disapa Ubed, gagal melangkah ke semifinal.

Ubed harus mengakui keunggulan unggulan ketiga asal Prancis, Christo Popov, pada babak perempat final usai kalah dua gim langsung 21-23, 19-21 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat (22/5/2026).

Meski langkahnya terhenti, Ubed tetap mensyukuri penampilannya di turnamen level Super 500 tersebut.

Ia menilai strategi yang disiapkan sejak awal pertandingan mampu dijalankan dengan cukup baik.

“Pertandingan hari ini alhamdulillah bisa diberi permainan dengan baik tanpa cedera juga. Tadi hasilnya belum beruntung, tapi apa yang saya planning dari awal, mainnya alhamdulillah bisa menerapkan,” ujar Ubed.

Baca juga: Update Hasil Malaysia Masters 2026: Getir Ubed Kalah dari Christo Popov, Indonesia Pastikan Nirgelar

Pada pertandingan tersebut, Ubed sebenarnya sempat berada di posisi unggul.

Namun, pengalaman Christo Popov menjadi faktor pembeda ketika laga memasuki poin-poin krusial.

Menurut Ubed, lawannya tampil lebih tenang dalam mengontrol ritme permainan saat pertandingan berjalan semakin ketat.

“Tadi sempat unggul, tapi makin mendekati akhir dia bisa lebih tenang mengontrol permainannya. Setelah ketat, dia lebih kuat pikirannya dengan pengalaman yang dia punya,” kata Ubed.

Pebulutangkis jebolan PB Djarum tersebut mengaku mendapat pelajaran penting dari laga melawan pebulu tangkis peringkat atas dunia tersebut.

Ia merasa masih perlu banyak belajar, terutama dalam mengelola mental di pertandingan besar.

“Ini pelajaran yang sangat berharga buat saya. Banyak yang bisa saya pelajari untuk ke depan, terutama bagaimana mengatur mental dan pikiran di laga-laga ketat,” ujarnya.

Di balik hasil tersebut, atlet kelahiran Madura 18 tahun silam itu tetap melihat perkembangan positif dalam performanya dibanding turnamen sebelumnya di Thailand.

Ubed mengakui penampilannya di Malaysia Masters jauh lebih baik dan bahkan melampaui ekspektasi pribadi yang sebelumnya dipasang.

“Kalau menilai performa, menurut saya sendiri di Thailand belum maksimal, masih jauh dari apa yang saya harapkan. Tapi dari situ saya bisa belajar, dan di sini penampilannya lebih baik, secara pencapaian juga melebihi, jadi saya bersyukur dengan hal ini,” pungkasnya.

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved