Kamis, 4 Juni 2026

BWF World Tour

Kondisi Pelik Malaysia di Polytron Indonesia Open 2026: Ganda Putra Jadi Benteng Terakhir

Badai besar hantam Malaysia di Polytron Indonesia Open 2026, skuad Negeri Jiran pincang tumpuannya dibekap cedera dan baru pemulihan.

Tayang:
Penulis: Niken Thalia
Editor: Drajat Sugiri
PETER TAMAN / AFP
PEARLY/THINAAH - Reaksi Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan dari Malaysia saat melawan Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti dari Indonesia pada final Hong Kong Open di Hong Kong pada 17 September 2023. Situasi pelik badminton Malaysia di Polytron Indonesia Open 2026. (Foto Arsip September 2023). PETER TAMAN / AFP 
Ringkasan Berita:
  • Tim bulu tangkis Malaysia datang ke Polytron Indonesia Open 2026 dengan kondisi pincang akibat masalah cedera dan kemerosotan peringkat pemain andalannya
  • Sektor tunggal putra Malaysia kini sepenuhnya bertumpu pada Leong Jun Hao setelah Lee Zii Jia absen akibat peringkat dunia yang tidak memenuhi syarat
  • Ganda campuran Chen Tang Jie/Toh Ee Wei dipastikan mundur setelah Toh Ee Wei mengalami cedera ACL pekan lalu

TRIBUNNEWS.COM - Polytron Indonesia Open 2026 tidak hanya menghadirkan tekanan besar bagi skuad tuan rumah. Situasi yang tidak kalah pelik tengah membayangi delegasi dari negara tetangga, Malaysia.

Gelaran turnamen berlevel BWF World Tour Super 1000 di Istora, Senayan, ini tampaknya datang di waktu yang kurang bersahabat bagi pasukan Negeri Jiran.

Menilik data statistik dan kondisi terkini di atas kertas, kekuatan Malaysia saat ini sedang berada dalam kondisi mengkhawatirkan.

Didera badai cedera, isu inkonsistensi performa, hingga perjuangan keras para pemain untuk menemukan kembali sentuhan terbaik.

Secara garis besar, Malaysia kini praktis hanya bisa menggantungkan harapan tertinggi mereka lewat sektor ganda putra.

lihat fotoGOH/NUR - Ganda putra Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, bertanding dalam babak 16 besar Malaysia Masters 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 20 Mei 2026. (Foto: BAM)
GOH/NUR - Ganda putra Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, bertanding dalam babak 16 besar Malaysia Masters 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 20 Mei 2026. (Foto: BAM)

Benteng Terakhir Malaysia

Di tengah situasi darurat ini, sektor ganda putra menjadi satu-satunya sektor yang paling menjanjikan bagi Malaysia.

Dua pasangan terbaik mereka, Aaron Chia/Soh Wooi Yik dan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, datang ke Istora Senayan dengan menyandang status sebagai pemain unggulan.

Pengalaman Chia/Soh di turnamen besar serta daya ledak Goh/Nur diharapkan mampu menjadi penyelamat muka Malaysia di turnamen berhadiah total Rp25,88 miliar ini.

Namun, selain di sektor ganda putra, kabar tak sedap justru mendominasi persiapan para penggawa andalan Negeri Jiran lainnya.

Baca juga: Toh Ee Wei Cedera ACL, Juara Dunia Mundur dari Polytron Indonesia Open 2026

Era Baru Sektor Tunggal

Pilu pertama melanda sektor tunggal putra. Malaysia yang biasanya bertumpu pada Lee Zii Jia, kini dipaksa harus berpaling dari sang mantan juara All England tersebut.

Pada Polytron Indonesia Open 2026 kali ini, nama Leong Jun Hao muncul sebagai satu-satunya harapan tunggal putra Malaysia.

Lee Zii Jia dipastikan absen dari turnamen ini karena namanya tidak terdaftar dan peringkat dunia miliknya tidak lagi memenuhi syarat.

Hal ini merupakan efek domino setelah sang pemain memutuskan hiatus sepanjang tahun 2025 lalu demi fokus pada pemulihan cedera.

Kini, setelah masa perlindungan peringkat (protected ranking) miliknya habis, posisi peringkat dunia Lee Zii Jia merosot tajam.

Imbas dari situasi ini, peta kekuatan tunggal putra Malaysia mulai mengalami pergeseran ke para pemain muda.

lihat fotoPEMAIN MALAYSIA - Lee Zii Jia dari Malaysia kembali ke Ricky Tang dari Australia selama pertandingan tunggal putra mereka dari kejuaraan bulu tangkis dunia Piala Sudirman 2023 di Suzhou, di provinsi Jiangsu timur China pada 14 Mei 2023. (Foto Arsip Mei 2023). STR/AFP
PEMAIN MALAYSIA - Lee Zii Jia dari Malaysia kembali ke Ricky Tang dari Australia selama pertandingan tunggal putra mereka dari kejuaraan bulu tangkis dunia Piala Sudirman 2023 di Suzhou, di provinsi Jiangsu timur China pada 14 Mei 2023. (Foto Arsip Mei 2023). STR/AFP

Cedera ACL Toh Ee Wei

Kabar yang tidak kalah mengenaskan baru saja menimpa sektor ganda campuran Malaysia.

Pasangan andalan didikan pelatih asal Indonesia Nova Widianto, yakni Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, terpaksa angkat koper karena masalah cedera.

Toh Ee Wei dilaporkan dibekap cedera lutut parah, yakni Anterior Cruciate Ligament (ACL), yang didapatkannya di ajang Singapore Open 2026 pekan lalu.

Efek cedera ini terasa sangat tragis bagi masa depan sang pemain.

Selain batal tampil di Istora, proses pemulihan cedera ACL yang memakan waktu berbulan-bulan.

Guna menambal lubang yang ditinggalkan Chen/Toh, Malaysia kini mencoba mengandalkan pasangan veteran independen, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie.

Secara peringkat, pasangan suami-istri ini memang menjadi yang paling meyakinkan untuk memikul beban di sektor ganda campuran.

Perjuangan Pearly Tan Usai Cedera Punggung

Kondisi mengkhawatirkan juga merembet ke sektor ganda putri.

Pasangan andalan utama Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, memang tetap didaftarkan dan akan mentas di Polytron Indonesia Open 2026.

Namun, langkah mereka di Istora diprediksi akan sangat terjal.

Pearly Tan diketahui baru saja kembali dari masa rehat akibat cedera punggung yang menderanya sejak perhelatan Uber Cup 2026 lalu.

Sisa-sisa cedera tersebut terlihat jelas pada penampilannya di Singapore Open 2026 pekan lalu.

Di mana performa terbaik Pearly belum sepenuhnya kembali ke level puncak.

Rentetan situasi pelik dari berbagai nomor ini membuat tim bulu tangkis Malaysia harus memutar otak lebih keras.

Publik Negeri Jiran kini hanya bisa berdoa agar ada keajaiban dan gebrakan besar dari sektor ganda putra sebagai obat pelipur lara.

(Tribunnews.com/Niken)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved