MotoGP
Marc Marquez Menang Lagi dalam Balutan Cedera, MM93 Menebar Psywar Teruntuk Rival
Pembalap Ducati, Marc Marquez, sebut kemenangan MotoGP Hungaria 2026 di Balaton Park belum menempatkan dirinya dalam kondisi dan performa fit.
Ringkasan Berita:
- Marc Marquez mengaku tidak menyangka bisa mendominasi MotoGP Hungaria 2026 karena masih belum pulih sepenuhnya dari cedera bahu kanan
- Cedera bahu yang dialami sejak MotoGP Indonesia 2025 dan sempat memburuk setelah kecelakaan di MotoGP Prancis membuat Marquez menghadapi tantangan fisik dan mental yang berat
- Marc Marquez berpeluang besar mengukir rekor bersejarah berupa comeback terbesar saat menjadi juara dunia MotoGP 2026
TRIBUNNEWS.COM - Marc Marquez mengaku tidak menyangka bisa tampil dominan pada MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park pada akhir pekan lalu.
Pembalap Ducati Lenovo Team itu menilai hasil gemilang yang diraihnya jauh dari perkiraan mengingat kondisi bahu kanannya yang belum pulih sepenuhnya dari cedera.
Marquez diketahui masih berjuang memulihkan cedera bahu kanan yang dialaminya setelah terlibat insiden dengan Marco Bezzecchi pada MotoGP Indonesia 2025.
Kondisi tersebut bahkan memburuk usai kecelakaan di MotoGP Prancis pada pertengahan Mei lalu hingga memaksanya menjalani operasi tambahan.
Meski belum berada dalam kondisi fisik terbaik, juara dunia sembilan kali itu justru tampil impresif di Balaton Park.
Marquez sukses sapu bersih berupa merebut pole position, memenangi Sprint Race dan balapan utama, sekaligus mencatatkan lap tercepat pada Grand Prix.
Menurut Marquez, karakteristik Sirkuit Balaton Park yang didominasi tikungan kiri turut membantunya mengatasi keterbatasan fisik.
Namun, ia mengakui bahwa proses kembali ke performa terbaik masih belum sepenuhnya selesai.
"Kondisi fisik saya agak lemah dan membuat segalanya lebih sulit. Namun saya tetap percaya dan kami berhasil. Bangkit setelah insiden di Indonesia dan kembali menang setelah cedera terakhir bukanlah hal yang mudah," ujar Marquez, dikutip dari laman Paddock-GP.
Pembalap asal Spanyol berusia 33 tahun itu menegaskan tantangan terbesar yang dihadapinya bukan hanya soal kondisi fisik, tetapi juga mental.
Ia merasa masih belum mampu mengendarai motor dengan cara yang diinginkannya, meski kecepatannya tetap kompetitif.
"Secara fisik memang sulit, tetapi secara mental jauh lebih berat. Saya merasa masih jauh dari performa terbaik dan belum bisa berkendara seperti yang saya inginkan. Namun, saya masih memiliki kecepatan," katanya.
Baca juga: Update Klasemen MotoGP 2026: Marc Marquez Masuk Persaingan Lagi, Bezzecchi Masih Berkuasa
Meski tetap optimistis dengan kemampuannya, Marquez mengaku kemenangan ganda di Hungaria sama sekali tidak masuk dalam target awal.
Terlebih, ia sempat mengalami kesulitan menemukan ritme terbaik saat tampil di MotoGP Italia di Mugello.
"Saya selalu percaya pada diri sendiri, tetapi kemenangan ini tidak ada dalam rencana. Dari data yang ada, Anda bisa melihat saya tidak berbohong. Hanya pada FP2 saya benar-benar mengeluarkan seluruh kemampuan," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Marc-Marquez-Practice-MotoGP-Hungaria-2026.jpg)