Kamis, 11 Juni 2026

MotoGP

Marc Marquez Menang Lagi dalam Balutan Cedera, MM93 Menebar Psywar Teruntuk Rival

Pembalap Ducati, Marc Marquez, sebut kemenangan MotoGP Hungaria 2026 di Balaton Park belum menempatkan dirinya dalam kondisi dan performa fit.

Tayang:
Penulis: Drajat Sugiri
Ducati Lenovo
MARC MARQUEZ BELUM FIT - Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, ketika mengarungi sesi Practice MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park pada 5 Juni 2026. Marc Marquez bak menebar psywar sukses memenangi MotoGP Hungaria 2026 saat performa dan kondisinya belum fit 100 persen. (Foto: Ducati) 
Ringkasan Berita:
  • Marc Marquez mengaku tidak menyangka bisa mendominasi MotoGP Hungaria 2026 karena masih belum pulih sepenuhnya dari cedera bahu kanan
  • Cedera bahu yang dialami sejak MotoGP Indonesia 2025 dan sempat memburuk setelah kecelakaan di MotoGP Prancis membuat Marquez menghadapi tantangan fisik dan mental yang berat
  • Marc Marquez berpeluang besar mengukir rekor bersejarah berupa comeback terbesar saat menjadi juara dunia MotoGP 2026

TRIBUNNEWS.COM - Marc Marquez mengaku tidak menyangka bisa tampil dominan pada MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park pada akhir pekan lalu. 

Pembalap Ducati Lenovo Team itu menilai hasil gemilang yang diraihnya jauh dari perkiraan mengingat kondisi bahu kanannya yang belum pulih sepenuhnya dari cedera.

Marquez diketahui masih berjuang memulihkan cedera bahu kanan yang dialaminya setelah terlibat insiden dengan Marco Bezzecchi pada MotoGP Indonesia 2025.

Kondisi tersebut bahkan memburuk usai kecelakaan di MotoGP Prancis pada pertengahan Mei lalu hingga memaksanya menjalani operasi tambahan.

MARC MARQUEZ DI MOTOGP 2026 - Perkenalan Marc Marquez sebagai salah satu penghuni line-up Ducati Lenovo Team untuk MotoGP 2026 yang berlangsung di Resor Ski Madonna Di Campiglio, Italia, Senin (19/1) waktu setempat.
MARC MARQUEZ DI MOTOGP 2026 - Perkenalan Marc Marquez sebagai salah satu penghuni line-up Ducati Lenovo Team untuk MotoGP 2026 yang berlangsung di Resor Ski Madonna Di Campiglio, Italia, Senin (19/1) waktu setempat. (Laman Resmi MotoGP)

Meski belum berada dalam kondisi fisik terbaik, juara dunia sembilan kali itu justru tampil impresif di Balaton Park.

Marquez sukses sapu bersih berupa merebut pole position, memenangi Sprint Race dan balapan utama, sekaligus mencatatkan lap tercepat pada Grand Prix.

Menurut Marquez, karakteristik Sirkuit Balaton Park yang didominasi tikungan kiri turut membantunya mengatasi keterbatasan fisik.

Namun, ia mengakui bahwa proses kembali ke performa terbaik masih belum sepenuhnya selesai.

"Kondisi fisik saya agak lemah dan membuat segalanya lebih sulit. Namun saya tetap percaya dan kami berhasil. Bangkit setelah insiden di Indonesia dan kembali menang setelah cedera terakhir bukanlah hal yang mudah," ujar Marquez, dikutip dari laman Paddock-GP.

Pembalap asal Spanyol berusia 33 tahun itu menegaskan tantangan terbesar yang dihadapinya bukan hanya soal kondisi fisik, tetapi juga mental.

Ia merasa masih belum mampu mengendarai motor dengan cara yang diinginkannya, meski kecepatannya tetap kompetitif.

"Secara fisik memang sulit, tetapi secara mental jauh lebih berat. Saya merasa masih jauh dari performa terbaik dan belum bisa berkendara seperti yang saya inginkan. Namun, saya masih memiliki kecepatan," katanya.

Baca juga: Update Klasemen MotoGP 2026: Marc Marquez Masuk Persaingan Lagi, Bezzecchi Masih Berkuasa

Meski tetap optimistis dengan kemampuannya, Marquez mengaku kemenangan ganda di Hungaria sama sekali tidak masuk dalam target awal.

Terlebih, ia sempat mengalami kesulitan menemukan ritme terbaik saat tampil di MotoGP Italia di Mugello.

"Saya selalu percaya pada diri sendiri, tetapi kemenangan ini tidak ada dalam rencana. Dari data yang ada, Anda bisa melihat saya tidak berbohong. Hanya pada FP2 saya benar-benar mengeluarkan seluruh kemampuan," ungkapnya.

Pembalap berusia 33 tahun itu menambahkan bahwa perbedaan karakter lintasan menjadi salah satu faktor yang membuatnya tampil lebih kompetitif di Hungaria dibandingkan saat balapan di Mugello.

"Di Mugello saya tidak memiliki ritme yang cukup baik dan mengalami banyak kesulitan. Namun di sini saya bisa mengendarai motor sesuai gaya saya, dan itu sangat membantu dalam menghemat energi selama balapan," ujar Marquez.

Kesempatan Ukir Sejarah Comeback Terbesar di MotoGP

Marc Marquez saat ini menduduki posisi kelima di tabel klasemen sementara MotoGP 2026. MM93 mengumpulkan 108 poin, atau tertinggal 72 angka dari Marco Bezzecchi sebagai pemimpin kejuaraan dunia.

Menariknya, setelah Grand Prix Italia di Mugello beberapa waktu lalu, Marc Marquez sempat tertinggal 102 poin.

Kini, yang menjadi sorotan besar adalah, mampukah Marc Marquez back to back juara dunia MotoGP 2026. Secara peluang, kesempatan itu terbuka lebar.

Apalagi MotoGP 2026 menyisakan 14 seri alias memperebutkan 518 poin maksimal jika sapu bersih baik balapan sprint dan main race.

Dalam riwayat kejuaraan dunia MotoGP, tidak ada pembalap yang mampu melakukan comeback menjadi kampiun setelah tertinggal lebih dari 100 poin.

Sejarah mencatat, comeback terbesar pembalap sebagai juara dunia MotoGP dilakukan Francesco 'Pecco' Bagnaia. Pada MotoGP 2022, Pecco Bagnaia sukses menjadi juara dunia setelah melakukan comeback ketertinggalan poin terbesar, yakni 91 angka.

Namun catatannya, saat itu format sprint race belum diperkenalkan.

Kini, layak ditunggu, mampukah Marc Marquez melengkapi gelar juara dunianya menjadi 10, sekaligus menciptakan comeback terbesar dalam sejarah MotoGP.

(Tribunnews.com/Giri)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved