Liga Champions
Mourinho Pantang Mundur di Kandang Barcelona
Jose Mourinho harus dikawal dua bodyguard untuk bisa lolos dari sergapan massa yang memprotes kedatangannya ke Camp nou Selasa malam (27/4) waktu setempat.
Mou datang ke markas Barcelona untuk melakukan konferensi pers sehari sebelum pertandingan antara timnya dengan Azulgrana pada leg kedua semifinal Liga Champion, Kamis (29/4) dini nanti wib. Saat itu, Mou mendapat hinaan dan perlakuan tidak enak dari sekelompok orang yang tidak suka dengan kehadiran pelatih asal Portugal itu.
Massa yang marah pada Mou meneriaki pelatih berusia 47 tahun itu dengan teriakan "pelatih Portugal itu adalah anak dari pekerja seks". Untungnya, pelatih yang sempat menangani Barcelona B itu berhasil lolos berkat kawalan dua bodyguard yang ditugaskan untuk mengawalnya.
Namun begitu, pelatih yang pernah membawa Porto meraih titel juara Liga Champion pada 2004 itu menyatakan bahwa dirinya tidak membutuhkan pengawalan. Mou percaya bahwa pada pertandingan nanti tidak akan ada suporter yang akan menyerangnya.
"Saya tidak butuh mereka. Saya akan pergi ke lapangan dan saya pikir tidak akan ada suporter yang akan meloncat ke arah saya dan menyerang saya. Tdak akan ada masalah, tidak akan ada drama dan kita tidak perlu bersiap untuk pergi perang. Ini hanyalah pertandingan yang akan berlangsung selama 90 menit. Pertandingan itu hanya akan menyajikan dua tim sepak bola yang mempunyai kualitas yang tinggi saling beradu," ujarnya.
Pertandingan Kamis (29/4) dini nanti wib, dipastikan akan dimainkan dalam atmosfer yang panas. Semua itu tidak lepas dari kalahnya Barcelona dari Inter pada leg pertama yang berlangsung di San Siro minggu lalu. Namun, seperti biasa, pelatih yang juga penah melatih Chelsea itu menanggapinya dengan santai.
"Dengan atmosfer seperti ini mungkin akan menjadi masalah bagi pendukung Inter tetapi bukan untuk saya. Saya datang kesini dan ke mana pun saya pergi, saya selalu disambut dengan hangat dan sopan oleh orang yang mengenal saya ketika saya masih menjadi penerjemah di Barcelona 13 tahun yang lalu," tutup Mou.