16 Besar Liga Champions
Tottenham vs Milan: Jermain Defoe Come Back
Jermain Defoe telah kembali ke lapangan setelah sempat lama absen akibat cedera. Defoe melakoni laga come back dalam momentum tepat
Penulis:
Husein Sanusi
Editor:
Toni Bramantoro
TRIBUNNEWS.COM, TOTTENHAM - Jermain Defoe telah kembali ke lapangan setelah sempat lama absen akibat cedera. Defoe melakoni laga come back dalam momentum tepat saat Tottenham Hotspurs membutuhkan tenaganya.
Kehadiran striker mungil itu bakal mempertajam barisan penyerang Spurs saat menjalani laga leg kedua 16 besar Liga Champions melawan AC Milan di Stadion White Hart Lane, London, Kamis (10/3) dini hari.
Defoe memiliki peran cukup signifikan mengantarkan Spurs hingga ke fase knock out. Tampil hanya dua kali, striker Timnas Inggris ini mampu memberikan sumbangan dua gol. Akhir pekan lalu, ia melesakkan dua gol ke gawang Wolves dalam laga Liga Premier Inggris.
Ia pun berharap bisa kembali tampil tajam dengan membobol gawang Milan. Meski memiliki modal kemenangan 1-0 di leg pertama dan hanya perlu hasil imbang, Defoe memastikan timnya akan bermain menyerang.
"Kami harus keluar menyerang sejak peluit dibunyikan dan mencoba mencetak gol. Fans akan memberikan dukungan dengan fantastis. Stadion akan sangat ramai, jadi saya akan bekerja keras," kara Defoe dilansir UEFA.com, Selasa (8/3).
Semangat Defoe untuk membawa Spurs terus berkibar di Liga Champions sangat besar. Ini dipicu dengan bakal digelarnya final Champions musim ini di Stadion Wembley, tempat yang tidak asing bagi Defoe bersama Timnas Inggris.
Defoe memendam mimpi besar untuk bisa tampil di stadion kebanggaan Inggris tersebut, yang terletak di Kota London, markas Spurs.
"Saya kadang memulai sesuatunya dengan menangis. Main di final Liga Champions adalah sesuatu yang sangat spesial tapi main final di Stadion Wembley adalah sesuatu yang sangat fantastis," ujarnya.
Spurs sejatinya bukan tim unggulan di Liga Champions musim ini. Tapi The Lily Whites mampu tampil apik dengan menjadi juara grup di babak penyisihan. Padahal mereka sudah lama absen dari kompetisi elite ini sejak 49 tahun silam.
Kehadiran striker mungil itu bakal mempertajam barisan penyerang Spurs saat menjalani laga leg kedua 16 besar Liga Champions melawan AC Milan di Stadion White Hart Lane, London, Kamis (10/3) dini hari.
Defoe memiliki peran cukup signifikan mengantarkan Spurs hingga ke fase knock out. Tampil hanya dua kali, striker Timnas Inggris ini mampu memberikan sumbangan dua gol. Akhir pekan lalu, ia melesakkan dua gol ke gawang Wolves dalam laga Liga Premier Inggris.
Ia pun berharap bisa kembali tampil tajam dengan membobol gawang Milan. Meski memiliki modal kemenangan 1-0 di leg pertama dan hanya perlu hasil imbang, Defoe memastikan timnya akan bermain menyerang.
"Kami harus keluar menyerang sejak peluit dibunyikan dan mencoba mencetak gol. Fans akan memberikan dukungan dengan fantastis. Stadion akan sangat ramai, jadi saya akan bekerja keras," kara Defoe dilansir UEFA.com, Selasa (8/3).
Semangat Defoe untuk membawa Spurs terus berkibar di Liga Champions sangat besar. Ini dipicu dengan bakal digelarnya final Champions musim ini di Stadion Wembley, tempat yang tidak asing bagi Defoe bersama Timnas Inggris.
Defoe memendam mimpi besar untuk bisa tampil di stadion kebanggaan Inggris tersebut, yang terletak di Kota London, markas Spurs.
"Saya kadang memulai sesuatunya dengan menangis. Main di final Liga Champions adalah sesuatu yang sangat spesial tapi main final di Stadion Wembley adalah sesuatu yang sangat fantastis," ujarnya.
Spurs sejatinya bukan tim unggulan di Liga Champions musim ini. Tapi The Lily Whites mampu tampil apik dengan menjadi juara grup di babak penyisihan. Padahal mereka sudah lama absen dari kompetisi elite ini sejak 49 tahun silam.