Semifinal Liga Champions
Real Madrid Vs Barcelona, Laga Tensi Tinggi
Real Madrid dan Barcelona kembali berseteru. Inilah edisi ketiga duel dahsyat dua raksasa Spanyol
Dalam dua duel sebelumnya, Madrid terlihat lebih perkasa atas Tim Catalan. Madrid menahan imbang Barca 1-1 di La Liga dan kemudian mengalahkan Barca 1-0 di partai final Copa Del Ray sekaligus meraih trofi juara kompetisi yang juga disebut Piala Raja Spanyol itu.
Rahasia sukses Madrid tak terlepas dari kecerdikan sang ahli strategi Madrid, Jose Mourinho, yang langsung mematikan kunci permainan pemain kurcaci Barca yang ada dalam diri Xavi Hernandez. Menghentikan Xavi berarti menghentikan aliran bola Barca yang biasa mengalir indah dari lini tengah.
Untuk mengamankan tiket melaju ke final, Mourinho diprediksi bakal mengulang strategi serupa. Adalah bek tengah Madrid, Pepe, yang akan melakoni tugas untuk yang ketiga kali mematikan Xavi.
Duel Madrid kontra Barca kali ini diprediksi akan lebih seru dari sebelumnya. Pasalanya laga ini akan sangat menentukan perjalanan kedua tim untuk mengukir sejarah bertuliskan dari tintas emas di kompetisi elit Eropa.
Madrid menghadapi laga ini dengan cita-cita ingin mengulang sejarah masa lalu dimana mereka telah dua kali sukses mengungguli Barcelona di fase knockout Liga Champions. Madrid yang sudah sembilan kami menjuarai Champions pernah mengalahkan Barca di semifinal Champions tahun 1960 dan 2002.
Sejarah panjang el clasico juga akan membuat pertemuan Madrid-Barca selalu spesial. Rivalitas kedua tim yang terlalu mendarah daging memicu laga ini berlangsung dengan tensi tinggi.(Tribunnews/cen)