Timnas Indonesia
Fotocopy KTP untuk Verifikasi Saat Penukaran Tiket
Fotocopy KTP ini nantinya dipegang panitia dan akan dicocokkan dengan KTP asli saat penukaran tiket 28 Juli 2011
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Alasan panitia mengharuskan adanya fotocopy KTP saat pemesanan tiket laga kualifikasi prapiala dunia antara Indonesia vs Turkmenistan dikarenakan adanya kewajiban verifikasi agar saat penukaran tiket nanti memang benar tiket yang telah dibeli diambil oleh orang yang bersangkutan.
Seorang penjaga loket menerangkan fotocopy KTP ini nantinya dipegang panitia dan akan dicocokkan dengan KTP asli saat penukaran tiket tanggal 28 Juli 2011 nanti. Tiket yang dijual saat ini juga tidak semuanya dikeluarkan, seperti tiket VVIP yang hanya disediakan sebanyak 90 tiket dari totalnya 200 tiket. "Sisanya nanti dijual saat hari H," ujar petugas loket, Selasa (26/7/2011).
Untuk tiket VIP barat yang disediakan pada hari ini sebanyak 517 lembar dan tiket VIP timur sebanyak 1.045 lembar. Saat ini total tiket yang akan dijual sebanyak 32 ribu lembat dari keseluruhannya sebanyak 64 ribu lembar. Sisanya akan dijual saat hari H untuk semua kategori. Beberapa warga pun berpendapat harus adanya fotocopy KTP adalah sesuatu yang wajar. Seperti yang dikatakan oleh Wulan, yang walaupun bukan penggemar sepakbola namun tetap ingin menonton laga Indonesia vs Turkmenistan.
"Kalau nonton konser juga gitu, harus ada fotocopy KTP-nya. Tadi saya pesan lima tiket VIP timur yang harganya Rp 150 ribu perlembar, titipan teman-teman," ujar Wulan. Wulan mengaku dirinya tidak mengikuti perkembangan PSSI, ia hanya mengikuti teman-temannya saja.
"Saya sebenarnya cuma suka sama Lionel Messi," kata Wulan sembari tersipu. Wulan menuturkan bahwa ini pertama kali dirinya akan melihat langsung timnas Indonesia bertanding di stadion. Wulan pun berharap Indonesia mampu meraih kemenangan tanggal 28 Juli 2011 nanti. "Indonesia menang 3-0," pungkasnya.