Persikabo Merger dengan Bogor Raya
Rencana merger antara klub anggota LPI, Bogor Raya FC, dengan klub Divisi Utama Persikabo Bogor,
TRIBUNNEWS.COM, BOGOR – Rencana merger antara klub anggota LPI, Bogor Raya FC, dengan klub Divisi Utama Persikabo Bogor, tampaknya akan memakan korban di jajaran pemain. Para pemain yang selama ini berkostum Persikabo, tampaknya tidak akan dipakai alias dibuang.
Demikian dikatakan oleh CEO Bogor Raya, Abiwara Arifin. Menurut Abiwara Arifin, jika kedua klub itu dimerger, materi pemainnya nanti sangat mungkin banyak yang berasal dari Bogor Raya. Pasalnya kontrak pemain Bogor Raya FC baru habis November-Desember 2011. Sementara, para pemain Persikabo kontraknya sudah banyak yang berakhir. “Jadi, kemungkinan banyak pemain kita (Bogor Raya) yang akan tetap dipakai karena menyesuaikan dengan kontraknya,” jelas Abiwara.
Disinggung soal anggaran untuk mengontrak pemain, Abi mengungkapkan bahwa pemain-pemain Bogor Raya saat ini masih dalam budget yang ditetapkan PSSI.
Persikabo menjadi pilihan bagi Bogor Raya FC untuk diajak merger, karena klub itu yang secara geografis berdekatan dengan Bogor Raya FC. Selama ini, Stadion Persikabo yang digunakan untuk laga kandang Laskar Kujang juga digunakan sebagai kandang Persikabo. Selain itu, beberapa pemain Bogor Raya dulunya juga pernah memperkuat Persikabo. Demikian pula dengan pelatihnya, John Arwandi, yang sempat beberapa tahun menjadi asisten pelatih dan pelatih di Persikabo.
Abi juga tertarik dengan penampilan stopper Persikabo, Eduard Valusta. “Dia cukup bagus mainnya. Kemungkinan dia bisa kita tarik untuk klub mendatang,” tukasnya tentang mantan stopper timnas Moldova itu. (Dodi Esvandi)