Breaking News:

Liga Inggris

Didier Drogba Gegar Otak Ringan

STRIKER Chelsea, Didier Drogba, jatuh pingsan dalam kemenangan 3-1 The Blues atas Norwich City di Stamfod Bridge, Sabtu (27/8/2011).

zoom-inlihat foto Didier Drogba Gegar Otak Ringan
AP Photo/Tom Hevezi
DIRAWAT- Striker Chelsea, Didier Drogba dirawat tim medis setelah terjatuh saat melawan Bolton dalam lanjutan Premier League di Stamford Bridge, London (27/8). Striker Pantai Gading itu dinyatakan gegar otak ringan.

Laporan Wartawan Tribunnews.com Deny Budiman

TRIBUNNEWS.COM - STRIKER Chelsea, Didier Drogba, jatuh pingsan dalam kemenangan 3-1 The Blues atas Norwich City di Stamfod Bridge, Sabtu (27/8/2011). Melihat kondisinya yang terkesan sangat mengkhawatirkan, sejumlah pendukung The Blues langsung khawatir sesuatu yang gawat terjadi pada mesin gol tersebut.

Pemain asal Pantai Gading ini sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi setelah menjalani sejumlah pemeriksaan ia diperbolehkan pulang. "Chelsea Football Club bisa mengkonfirmasi bahwa Didier Drogba akan dikeluarkan dari rumah sakit malam ini (kemarin, Red) setelah menjalani sejumlah tes medis," demikian bunyi pernyataan resmi Chelsea.

Situs tersebut juga menyatakan, Drogba menderita gegar otak ringan. Dan, tulis mereka, staf medis klub akan terus memonitor perkembangan kesehatan mantan pemain terbaik Afrika tersebut.

Drogba dipasangkan dengan Fernando Torres dalam starting line-up tapi secara tak sengaja kepalanya terkena tinju kiper Norwich, John Ruddy, dalam sebuah perebutan bola di udara pada pertengahan babak kedua.

Terkena pukulan, Drogba langsung jatuh ke lapangan dengan keras, seperti pohon tumbang, dan tak sadarkan diri.

Ia sama sekali tak bergerak saat para staf medis menanganinya di lapangan dan kemudian ditandu keluar sebelum dilarikan ke rumah sakit. Insiden ini membuat pertandingan tertunda selama 11 menit.

"Insiden itu terlihat sangat parah dari bangku cadangan," kata pelatih Chelsea, Andre Villas-Boas. "Itu bentrok fisik yang alami dan bisa terjadi, tapi kami harus memuji reaksi cepat para pemain untuk memanggil staf medis di pinggir lapangan untuk situasi yang berbahaya," katanya.

Editor: Ade Mayasanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved