Liga Super Indonesia
Persib Yakinkan Tak Akan Ikuti Jejak Sriwijaya FC
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Kuswara S Taryono, memastikan tidak ada klub Persib Bandung lainnya
Editor:
Prawira

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB), Kuswara S Taryono, memastikan tidak ada klub Persib Bandung lainnya, kecuali Persib di bawah naungan PT PBB.
Selain itu, Persib juga tidak akan membentuk Persib lainnya untuk mengikuti kompetisi di luar Liga Super Indonesia (LSI). "Persib hanya ada satu, tidak ada Persib yang lainnya. Dan Persib tidak akan mengikuti kompetisi lainnya," kata Kuswara saat ditemui wartawan di kantor PT PBB, Kamis (8/12) malam.
Hal itu disampaikan setelah mengadakan acara silaturahmi bersama Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Kota Bandung dan klub-klub anggota Pengcab yang terdiri dari 36 klub.
Sebelumnya sempat tersiar kabar, bakal ada klub Persib yang bernama Persib 1933 yang didirikan oleh klub-klub anggota Pengcab dan para mantan pemain Persib akibat tidak adanya komunikasi yang baik kepada pemiliki resmi Persib.
Selain itu, kekisruhan di tubuh PSSI yang masih bergejolak menyebabkan dualisme kompetisi di Indonesia. Akibatnya, beberapa klub Di Indonesia pun ada beberapa yang memberanikan diri untuk bermain di dua kompetisi yang berbeda itu. Terakhir, Sriwijaya FC juga menyatakan diri mengikuti kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI), meskipun juga mengkuti LSI.
Disebutkan Kuswara, pertemuan itu adalah bentuk apresiasi kepada klub-klub yang ada di Bandung untuk menciptakan dan meningkatkan pembinaan pemain lokal supaya memajukan perkembangan sepak bola, khususnya di seluruh Jawa Barat. Namun, Kuswara membantah pertemuan itu dilakukan akibat dari wacana perpecahan yang terjadi dan hanya baru sekali dilakukan.
"Pertemuan ini adalah iktikad kami kepada anggota klub-klub supaya lebih bisa menerima masukan dari mereka. Dan pada dasarnya pertemuan ini dilakukan supaya Persib bisa berprestasi di musim ini," kata Kuswara.
Kuswara mengatakan, klub-klub yang sebelumnya anggota Pengcab itu, kali ini sudah dirangkul menjadi bagian dari PT PBB. Tujuannya, kata Kuswara, mengakomodasi pembinaan pemain-pemain muda berbakat untuk bisa bermain di Persib dan tetap berada di dalam koridor PT PBB.
"Kami merangkul mereka bukan untuk berbisnis namun untuk memajukan persepakbolaan di Jawa Barat khususnya," kata Kuswara. (ff)