Kekasih Ronaldo Enggan Jadi Model Bugil Majalah Playboy
Kekasih winger Real Madrid, Cristiano Ronaldo, Irina Shayk menegaskan tak akan pernah menjadi model majalah panas terkenal, Playboy
Laporan Wartawan Tribunnews.com Deny Budiman
TRIBUNNEWS.COM - IA dikenal sebagai model seksi yang rela menanggalkan sebagian besar bajunya saat difoto. Namun, kekasih winger Real Madrid, Cristiano Ronaldo, Irina Shayk menegaskan tak akan pernah menjadi model majalah panas terkenal, Playboy yang gemar memajang para model telanjang bulat.
Ironisnya, model asal Rusia tersebut mengeluarkan pernyataannya usai menjalani pose telanjang untuk majalah Esquire, kemarin.
Irina yang dikabarkan telah bertunangan dengan Ronaldo ini mengakui, bos Playboy, Hugh Hefner berkali-kali mengontaknya, dan menawari uang melimpah agar dirinya tampil bugil di majalah tersebut. Tapi ia bersikeras menolak.
Dalam wawancara dengan Esquire seperti dikutip lagi dari Daily Mail, Irina mengatakan, "Saya tak akan pernah melakukan pemotretan untuk Playboy. Adalah benar saya model pakaian dalam, tapi saya punya kelas tersendiri. Playboy mengiming-imingi uang yang sangat besar tahun lalu, tapi saya katakan tidak."
Ia mengamini, sejumlah model pesohor lainnya juga pernah nampang di Playboy, tapi itu tak memancing minatnya untuk melakukan hal serupa.
"Memang benar model hebat seperti Naomi Campbell, dan Claudia Schiffer pernah melakukannya untuk Playboy. Tapi, harap diingat, mereka melakukannya di pengujung karier. Sedang karier saya masih panjang, dan sekalipun nanti saya sudah di pengujung karier saya tak akan pernah melakukan hal yang murahan seperti itu," tuturnya.
Lucunya, di Esquire sendiri, Irina tampil begitu provokatif dalam balutan pakaian dalam minim yang serba-hitam. Ia misalnya hanya mengenakan celana dalam, dan menutupi bagian payudara dengan kedua belah tangan, sembari berpose menggoda.
Pose lain tak kalah menggetarkan. Hanya mengenakan pakaian dalam, ia menaiki pagar sebuah tangga, dengan kaki kirinya yang memakai sepatu hak tinggi warna hitam diangkat tinggi-tinggi, dan rambut panjang dibiarkan terkesan acak-acakan.
Model yang sempat menggegerkan kala tampil seksi sebagai cover majalah Sport Illustrated's swimsuit issue tahun lalu ini pun mengatakan, dirinya sudah tergila-gila dengan sepatu hak tinggi, dan pakaian minim sejak kecil.
"Saya suka memakai sepatu hak tinggi sejak usia sepuluh tahun! Juga pakai baju yang minim. Dan karenanya, saya kerap jadi bahan olok-olokan teman di kelas. 'Lihat ia begitu kurus, dan pakai sepatu hak tinggi,'" kata Irina menirukan ejekan teman-temannya saat kecil.
Namun, katanya, ia menutup kuping dengan segala ejekan tersebut. "Saya tak peduli dengan segala omongan orang, saya juga tak peduli teman-teman lelakiku yang kerap mengejek karena rambutku yang hitam," ujarnya.
Sikap keras kepalanya kini terbayar sudah. Ia masuk deretan model papan atas. Dan profesi sebagai model itu pula yang membuatnya bertemu dengan kekasihnya sekarang, Ronaldo.
Keduanya mulai berkencan pada 2010 lalu. Februari tahun lalu, Irina dan Ronaldo dikabarkan telah bertunangan. Bintang Real Madrid itu terbang dari Madrid ke Spanyol hanya untuk melamar sang model di saat Valentine Day.
"Mereka sudah membicarakan tentang pernikahan. Cristiano ingin sesuatu yang spesial, dan romantis, karenanya pada Valentine Day ia terbang ke New York untuk memberikan kejutan bagi Irina," ujar seorang sumber di Daily Mail.
Ronaldo sendiri telah resmi menjadi seorang ayah pada 17 Juni lalu, dari seorang perempuan yang tak diketahui identitasnya. Sang anak yang dinamai Cristiano Ronaldo Jr kini diasuh ibu Ronaldo, Dolores.