Liga Prima Indonesia
Mantan Pengurus PSM Makassar Ramai-ramai Hujat Petar Segrt
Sejumlah mantan pengurus PSM Makassar menuding Petar Segrt sebagai pelatih yang asal ngomong tanpa tahu sejarah PSM
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ilham Mulyawan
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Pernyataan pelatih PSM Makassar, Petar Segrt, bahwa klub asal Makassar itu tidak pernah berprestasi dalam kurun waktu enam tahun terakhir, akibat pengurus yang tidak becus, ternyata berbuntut panjang.
Sejumlah mantan pengurus PSM Makassar dalam kurun waktu tersebut, antara lain Syahrir Cakkari, Yopie Lumoindong, dan Nurmal Idrus, mengaku tersinggung dengan pernyataan itu. Mereka pun menuding Petar sebagai pelatih yang asal ngomong tanpa tahu sejarah PSM.
Nurmal, salah seorang mantan pengurus PSM Makassar, mengatakan, Petar Segrt harus tahu, sebelum PSM pindah ke IPL, tim tersebut bermain di Liga Super Indonesia (LSI) yang kompetisinya menurut Nurmal tidak sehat. Dalam kurun waktu enam tahun terakhir, kata dia, kondisi PSM cukup bagus, meski memang tidak pernah mengenyam juara.
"Saat kami menjadi manajemen tim (2008-2010), gaji pemain tidak pernah terlambat dibayar. Semua kebutuhan tim terpenuhi dan tidak ada konflik antara manajemen dan pelatih," kata anggota KPU Sulsel ini, yang pernah menjabat Media Officer PSM, Rabu (8/2/2012).
Komentar lebih pedas dikeluarkan Yopie yang mantan asisten manajer bidang teknik PSM. Menurutnya, dalam enam tahun terakhir, PSM memang tidak juara, tetapi tidak pernah sampai terpuruk di klasemen bawah. "Setelah Petar yang menjadi pelatih, barulah PSM terpuruk di urutan sepuluh dari 12 tim peserta. Ini lebih memalukan," katanya.