Konflik PSSI
Sebenarnya Sudah Ada Solusi atas Konflik di Arema LPI
Baik kubu Peni Suparto dan PT Ancora setelah dimediatori PSSI di Jakarta, Rabu (15/2/2012) malam, sudah ada sepakat
TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Sebenarnya, konflik di internal Arema LPI mulai menemukan solusi. Baik kubu Peni Suparto dan PT Ancora setelah dimediatori PSSI di Jakarta, Rabu (15/2/2012) malam, sepakat menyerahkan pengelolaan Singo Edan kepada pihak ketiga, meski belum menemukan pihak ketiga yang akan diberi mandat.
Menurut Ketua Komisi Kompetisi PSSI, Sihar Sitorus, tidak mudah menyerahkan tim ini ke pihak ketiga. Sihar menyatakan, penyerahan kewenangan itu butuh proses yang harus dilalui, baik dari kedua kubu maupun penerima mandat. "Paling tidak, proses itu butuh waktu antara tiga atau empat hari. Setelah itu baru bisa diserahkan," kata Sihar, Kamis (16/2/2012).
Proses yang memakan waktu ini memang bisa membuat laga Persema melawan Arema batal. Sesuai mekanisme laga, kedua tim harus menggelar technical meeting (TM) sehari sebelum laga. Apabila TM tidak bisa digelar Sabtu (18/2/2012), laga derby Malang ini harus mundur dari jadwal semula.
Harapan Aremania dan Ngalamania menonton derby Malang antara Persema melawan Arema dalam lanjutan Liga Prima Indonesia (LPI) di Stadion Gajayana, Minggu (19/2/2012), kandas. PSSI menunda laga itu sampai batas yang tidak ditentukan, menyusul belum tuntasnya penyelesaian konflik internal Arema.(st10)