Preview Pertandingan
Tottenham vs Man United: Waspada Evolusi Louis Saha
PERTARUNGAN panas antara Tottenham Hotspur kontra Manchester United di Stadion White Hart Lane
Liga Inggris
Live on MNCTV
Minggu (4/3) pukul 23.10 WIB
PERTARUNGAN panas antara Tottenham Hotspur kontra Manchester United di Stadion White Hart Lane akan menjadi reuni bagi Louis Saha. Kubu United pun menunjukkan sikap waspada pada bomber yang kembali tajam di saat usianya telah memasuki kepala tiga.
Saha bergabung dengan Spurs di masa injury time bursa transfer pemain Januari lalu. Bomber asal Perancis berusia 33 tahun ini langsung nyetel. Tiga laga berbuah tiga gol.
Ini sangat berbeda dengan catatan yang ditorehkan penyerang berusia 33 tahun itu saat masih menjadi anggota Everton. Dalam 18 pertandingan, Saha hanya mencetak sebiji gol.
Evolusi nyaris sempurna Saha bersama Spurs itulah yang menjadi kekhawatiran Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson saat memimpin pasukannya ke White Hart Lane, Minggu (4/3).
Saha memang akan jadi ancaman serius buat United yang sedang berjuang keras mempertahankan gelar juara Liga Inggris. Kekhawatiran Fergie cukup beralasan.
Selain kembali tajam, Saha adalah mantan bomber United yang pernah mendiami Old Trafford dari 2004 hingga 2008. Ia membukukan 42 gol dari 124 penampilan bersama The Red Devils.
Saha pun sudah menebar ancaman. Ia tak mempedulikan perjumpaan dirinya dengan pasukan United yang sebagian adalah mantan rekan-rekan lama. Saha hanya memikirkan peningkatan kualitas diri yang kini sedang nyaman ia nikmati bersama Spurs.
"Saat masih anak-anak Anda tentu mengimpikan bisa bermain seperti di dunia fantasi sepakbola. Saya masih merasakan itu sekarang dan saya sangat bahagia menjadi bagian tim ini yang bisa membuat saya kembali bergairah," kata Saha dilansir AFP, Sabtu (3/3).
Terlepas dari ambisi individu yang sedang diusung Saha, Spurs secara keseluruhan memang sangat berharap Saha mampu menjebol gawang mantan timnya itu. Ini tidak terlepas dari hasil mengecewakan yang dituai Spurs setelah kalah 2-5 dari Arsenal.
Kekalahan tersebut seperti cambuk yang sangat menyakitkan buat pasukan Redknapp yang juga sedang berusaha sekuat tenaga mempertahankan identitas sebagai salah satu tim yang juga memiliki peluang menjuarai Liga Inggris.
Namun Redknapp setidaknya bisa berharap banyak pada pertandingan melawan United dengan membaiknya sebagian besar skuad Spurs. Emanuel Adebayor, Rafael van der Vaart, atau Gareth Bale berada dalam kondisi siap tempur.
Dengan memasang Adebayor dan Saha di lini depan, Spurs berharap ketajaman lini depan mereka bisa kembali terasah. Van der Vaart disiapkan sebagai amunisi cadangan bila keduanya mandek.
Mereka akan mendapat dukungan dari lini sayap, lewat tusukan-tusukan yang biasa diperagakan Bale dan Niko Kranjcar atau Aaron Lennon.
Kehilangan terbesar Spurs adalah absennya gelandang bertahan Scott Parker. Ia terkena sanksi kartu merah. Itu artinya Redknapp bertumpu pada duet Luka Modric dan Sandro.
Lini belakang Spurs dipastikan masih akan ditinggalkan Willem Gallas yang masih berkutat dengan cedera. Namun masih ada Younes Kaboul dan Michael Dawson. Kondisi Ledley King juga telah membaik. Begitu juga dengan bek kanan Kyle Walker yang dipastikan pulih dari cedera.
Sementara di kubu tim tamu, United diprediksi akan ngotot untuk memenangi pertandingan. Ketajaman lini depan United akan kembali "pulih" setelah striker utama Wayne Rooney berada dalam kondisi fit usai mengalami radang tenggorokan.
Rooney diprediksi akan tampil di pertandingan ini. "Belum ada kepastian tapi kami akan mencoba meningkatkan kondisinya. Rooney telah berlatih bersama kami tapi Tom Cleverley dan Antonio Valencia masih akan keluar," kata Ferguson dilansir manutd.com.
Kembalinya Rooney memberi harapan besar buat United untuk memenangi laga. Ini belum lagi ditambah dengan Danny Welbeck yang kembali diharapkan bisa mencetak gol setelah di beberapa laga terakhir tampak mandul.
Duo gelandang gaek Paul Scholes dan Ryan Giggs diprediksi akan diturunkan sejak menit awal. Keduanya akan dibantu oleh Michael Carrick dan Ashley Young. Sementara lini belakang cukup ada jaminan dengan adanya Rio Ferdinand, Johnny Evans, dan Phil Jones untuk menggantikan Chris Smalling yang mengalami cedera di kepala.
Penentu Juara
Bagi Ferguson, lawatan United ke Tottenham sangat krusial. Ini akan menjadi partai menentukan bagi timnya yang tengah berupaya meraih gelar Liga Primer ke-20. Karenanya, Rooney dkk wajib menang.
Ferguson meyakini bahwa kemenangan di White Hart Lane dan terus menempel Manchester City pada fase ini akan sangat menentukan, di mana United akan menghadapi City pada tiga pertandingan terakhir sebelum musim ini selesai.
"Ini adalah pertandingan yang sangat, sangat penting bagi kami. Kami membutuhkan kemenangan pada Minggu," ujar Fergie dikutip AFP.
United sementara berada di posisi kedua dengan poin 61, sedang Spurs menempel di posisi ketiga dengan selisih delapan angka. Spurs juga memiliki kans juara bila bisa mengalahkan United, malam ini.
Berdasarkan catatan statistik dan sejarah, United jauh lebih unggul ketimbang Spurs. Setan Merah belum pernah kalah dari The Lily Whites dalam 21 pertemuan terakhir.
Hasil terbaik Spurs di periode itu adalah lima kali seri dan sisanya berakhir dengan kekalahan. Kemenangan terakhir Spurs terjadi pada 2001 saat unggul 3-1 di White Hart Lane.
Selain itu dari 20 duel terakhirnya lawan United di Liga Primer, sudah 13 kali Spurs gagal bikin gol. Sebaliknya United punya catatan lebih oke dalam urusan bikin gol ke gawang Spurs. Rooney dicatat sudah bikin enam gol dari tujuh penampilan terakhirnya melawan Spurs.
Giggs pun seperti punya "kesukaan khusus" bikin gol ke gawang Spurs. Total 10 gol yang telah ia cetak ke gawang klub London itu adalah yang terbanyak dari gol-gol yang ia buat ke gawang tim lain. (Tribunnews.com/cen)