Konflik PSSI
Tim Task Force AFC Terima Paparan PSSI Versi La Nyalla
Tim Task Force AFC telah bertemu dengan PSSI versi Djohar Arifin Husin dan PSSI versi La Nyalla Mattalitti.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Iwan Taunuzi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Task Force AFC telah bertemu dengan PSSI versi Djohar Arifin Husin dan PSSI versi La Nyalla Mattalitti. Pertemuan digelar di Hotel Ritz Carlton, Bukit Bintang, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (24/4/2012).
Direktur Media PSSI versi La Nyalla, Azwan Karim mengungkapkan, tim Task Force telah menerima pemaparan melalui delegasinya, Joko Driyono (Sekjen PSSI La Nyalla) dan Hinca Pandjaitan, selain juga menemui PSSI Djohar Arifin yang diwakil Wakil Ketua Umum, Farid Rahman dan Sekjen Tri Goestoro.
Dalam pertemuan dengan PSSI La Nyalla, tim Task Force menyambut pemaparan Joko dan Hinca. Mereka juga menerima beberapa dokumen penting, termasuk, hasil KLB di Hotel Mercure, Ancol, 18 Maret 2012 lalu yang didukung oleh 2/3 anggota PSSI.
"Tim Task Force sangat menghargai semua data dan dokumen yang kami bawa. Tapi sampai saat ini belum ada rekomendasi apapun, dan delegasi juga puas dengan dialog yang terjadi," kata Azwan kepada wartawan.
Setelah melakukan pertemuan dengan PSSI La Nyalla, tim Task Force kemudian bertemu Farid Rahman dan Tri Goestoro tidak dalam waktu bersamaan. "Pertemuan kami dimulai pukul 12.00-14.00," bebernya.
Sementara itu, hingga kini belum ada pernyataan dari PSSI Djohar Arifin Husin terkait pertemuan mereka dengan tim Task Force.
Seperti diketahui, AFC melalui rapat Komite Eksekutif (Exco) AFC telah membentuk tim Task Force untuk membantu PSSI menyelesaikan masalah sepak bola nasional. Tim ini terdiri atas empat orang yakni, Wakil Presiden AFC Pangeran Abdullah Ibnu Ahmad Sultan Shah, Sekjen AFC Alex Soosay, anggota exco AFC Dato' Worawi Makudi, dan Ketua Hubungan Internasional AFC, James Johnson.