Filippo Inzaghi Berat Tinggalkan Milan
Filippo Inzaghi harus mengakhiri kariernya bersama AC Milan. Inzaghi mengaku berat meninggalkan I Rossoneri.
TRIBUNNEWS.COM - Filippo Inzaghi harus mengakhiri kariernya bersama AC Milan. Inzaghi mengaku berat meninggalkan I Rossoneri. Tapi, ia berjanji akan kembali.
Melawan Novarra di pentas Serie A Italia, Minggu (13/5), menjadi pertandingan terakhir Inzaghi bersama Milan. Hebatnya, Pippo menjadi penentu kemenangan Milan 2-1 lewat gol sepakan volinya di menit ke-82.
Gol tersebut merupakan satu-satunya kreasi Inzaghi di Serie A musim ini. Sebuah perpisahan yang manis dari sang striker oportunis.
"Tak ada yang bisa dikatakan. Saya berlatih keras kemarin karena tahu ada yang akan dirayakan hari ini. Saya telah bersiap mencetak gol," ucapnya dikutip Football Italia, Senin (14/5).
Kenangan Pippo bersama terlalu manis mengingat ia telah tampil lebih dari 300 partai dan mengepak lebih dari 300 gol di San Siro. "Sensasi luar biasa. Saya merasa dalam kondisi baik dan sulit meninggalkan semuanya," sebut Pippo.
Ia berjanji suatu saat akan kembali untuk I Diavolo Rossi. "Karena ada cinta yang terlalu besar untuk diakhiri hari ini," katanya setengah berpuisi.
Inzaghi telah membela Milan sejak tahun 2001 lalu. Total, ia mampu menyumbangkan sembilan gelar bergengsi. Ia belum memutuskan akan tetap melanjutkan kariernya di klub lain atau pensiun.
Selain Inzaghi, Milan juga ditinggal pemain veteran lainnya, Alessandro Nesta, Gennaro Gattuso, Mark van Bommel, dan Clarence Seedorf. Van Bommel akan kembali ke PSV Eindhoven, sementara empat nama pertama belum menentukan masa depannya.(Tribunnews.com/ka7)