Arjen Robben Rasakan Gagal di Dua Final
Arjen Robben menjadi salah satu pemain yang paling terpukul dengan kegagalan Bayern Munchen meraih gelar juara Liga Champions
TRIBUNNEWS.COM, MUENCHEN - Arjen Robben menjadi salah satu pemain yang paling terpukul dengan kegagalan Bayern Munchen meraih gelar juara Liga Champions. Bagaimana tidak, andai eksekusi penaltinya masuk, mungkin Bayern-lah yang akan menjadi kampiun, dan bukan Chelsea.
Seusai laga, Robben pun mengaku masih sangat kecewa dengan kegagalan itu. Banyak pihak menilai, runtuhnya mentalitas Robben akan berpengaruh saat memperkuat timnas Belanda di Piala Eropa 2012 mendatang. Namun Mark van Bommel justru berpandangan lain.
Van Bommel yakin, kegagalan penalti itu tidak akan memengaruhi kepercayaan diri Robben. Dia pun yakin, Piala Eropa 2012 akan menjadi pelampiasan Robben setelah gagal di Liga Champions.
"Arjen kini telah kehilangan dua final Liga Champions dan final Piala Dunia. Ini adalah pukulan besar buat dia. Namun, dia sangat kuat secara mental dan akan bangkit kembalii," kata Van Bommel kepada De Telegraaf.
"Jangan lupa, dia seorang pejuang. Arjen telah berurusan dengan sejumlah cedera. Tetapi selalu bangkit dan kembali ke penampilan terbaik, seperti biasa. Dia akan melewati kekecewaan ini," pungkas kapten De Oranje itu.
Sementara itu, Pelatih Belanda Bert van Marwijk pun mengakui Robben merasa sedih setelah kekalahan dari Chelsea.
"Secara singkat saya berbicara kepadanya dan dia benar-benar terpukul saat ini. Sangat logis, setelah kegagalan penalti," tukas van Marwijk.
Baca juga:
- Pemain Munchen Tak Mau Jadi Eksekutor
- Lebih Sakit Dari Final 2010
- Trofi Juara Chelsea Seharga Rp 11 Triliun
- Gratis! Dapatkan Wallpaper Chelsea Juara Liga Champions
- Jalanan Kota London Sudah Berwarna Biru