Liga Super Indonesia
PSMS Kalah Sebelum Berperang
Kalah sebelum berperang.Itulah ungkapan yang tepat menggambarkan kondisi PSMS Medan
Laporan Wartawan Tribun Medan, Yaya Noor
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Kalah sebelum berperang.Itulah ungkapan yang tepat menggambarkan kondisi PSMS Medan yang seharusnya akan menghadapi Persebaya Surabaya dalam kompetisi lanjutan putaran kedua Indonesia Premier League (IPL) yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (11/7/2012) Surabaya.
Terancam kalah walk over (WO) sudah di mulut gawang bagi Vagner Luis dan kawan-kawan. Pasalnya, sempat didera ketidakpastian akan berangkat di H-1 pertandingan, tim PSMS Medan belum melakukan uji coba lapangan seperti yang dilakukan kebanyakan tim. Boro-boro latihan, batang hidung pemain juga tidak kelihatan.
Laga ini sebenarnya merupakan pertandingan tunda yang sejatinya digelar Minggu (8/4/2012) lalu yang batal karena tidak mendapat izin dari kepolisian. Tapi tanda-tanda pertandingan ini gagal digelar kembali menguat. Menurut Sekretaris tim PSMS Medan Heru Prawono sebenarnya malam menjelang keberangkatan para pemain sudah diberikan kabar bahwa akan bertolak ke Kota Pahlawan.
"Jam setengah 12 malam kita dikabari jam setengah 5 ngumpul.Kami dikabarin oleh Henny yang nggak tau siapa jabatannya," ujar Heru kepada Tribun,kemarin.
Dengan kepastian itu, ada kelegaan tersendiri kepada tim bahwa akan berangkat. Dengan informasi tersebut, pemain pun mulai bergegas untuk mempersiapkan segala keperluan. Sesuai dengan jam yang ditentukan pemain berdatangan ke Bandara Polonia Medan mereka ada yang datang bersama-sama menggunakan taxsi dari Mes Asam Kumbang Medan dan ada juga diantar keluarga masing-masing. Tidak lupa seluruh perlengkapan untuk tur bertandingan dibawa serta.
" Total ada 19 orang yang berangkat terdiri dari 14 pemain dan sisanya pelatih,perlengkapan dan official, kami menunggu di bandara," ungkapnya. Namun hingga pukul 07:00 wib tidak satu pun staff dari manajemen dan orang yang membawa tiket datang menghampiri. " Kami pun memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing," jelasnya.
Rasa kekecewaan mendalam, menurut Heru sangat dirasakan para pemain. Apalagi, dalam laga menghadapi tim Bajul Ijo -julukan Persebaya Surabaya dapat menjadi moment tim untuk terlepas dari zona degradasi jika mampu mencuri poin di kadang lawan.
Tapi nyatanya semangat itu pupus seketika. "Pemain tentunya merasa kecewa, pelatih Fabio Lopez juga sempat berhujar kepada saya no stres Heru katanya,"ungkap Heru seraya berharap ada solusi apalagi tim memang sudah siap untuk berangkat.
Baca juga: