Walcott: Saya Tak Mata Duitan
Theo Walcott menyanggah rumor bahwa negosiasi perpanjangan kontraknya yang macet dilatarbelakangi oleh faktor uang.
TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Hingga saat ini negosiasi ekstensi kontrak pemuda 23 tahun itu dengan The Gunners masih jalan di tempat. Mengingat ikatan terkininya bakal habis akhir musim ini, beredar kabar yang menyebut Arsenal mungkin saja melego Walcott di bursa Januari mendatang.
Mandeknya diskusi kontrak anyar sendiri ditengarai lantaran Walcott menginginkan kenaikan upah signifikan yang sulit dipenuhi Arsenal.
Sang pemain membantah keras, dan menegaskan ia hanya ingin mendapat jaminan bakal dimainkan lebih sering dimainkan sebagai striker oleh Arsene Wenger, bukan sebagai winger.
Walcott ingin bermain di posisi tersebut dengan harapan dapat mengikuti jejak legenda klub, Thierry Henry.
“Ini merupakan awal musim yang membuat frustrasi bagi saya, karena spekulasi yang tak benar tentang saya dan situasi berkaitan dengan uang,” tuturnya kepada Sky Sports News.
“Bagi saya, ini tak pernah tentang uang, ini selalu tentang keputusan sepakbola bagi saya.”
“Saya punya kesempatan untuk pergi pada musim panas, dan jika ingin pergi, atau ini karena faktor uang, saya pasti sudah pergi. Ini bukan tentang itu.”
“Faktor utama bagi saya sekarang adalah saya ingin mulai bermain di depan [sebagai striker]. Itu saja sebenarnya.”
“Kontrak baru ini tak akan dirampungkan dalam semalam. Kontrak lama saya bahkan baru dituntaskan dalam enam bulan.”
“Kami baru mulai memasuki meja perundingan. Klub selama ini cukup sibuk dengan kepergian pemain-pemain seperti Robin [van Persie] dan Alex Song, juga pemain-pemain baru yang datang.”
“Semoga saja ingin bisa dirampungkan, karena saya ingin bertahan, saya ingin bermain untuk Arsenal, saya ingin berusaha dan memenangi gelar.”
“Saya ingat ketika Thierry Henry bergabung di usia 22 tahun dan betapa melegendanya dia. Saya berharap dapat menjadi legenda juga dengan bermain di depan.”